Saat Lerai Kericuhan Sepakbola di Tanah Luas, Wartawan Diduga Dihantam Oknum TNI 

aji
3 Min Read

ACEH UTARA, Harnasnews — Seorang wartawan yang juga anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Haiqal, diduga menjadi korban pemukulan oleh seorang oknum anggota TNI berinisial H saat terjadi kericuhan usai pertandingan sepakbola antar-gampong di Lapangan Bola Kaki Bumi Gas, Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Rabu (27/8/2026) sore.

Insiden tersebut terjadi setelah pertandingan antara kesebelasan Gampong Ampeh melawan Gampong Trieng berakhir. Saat ini, Haiqal masih mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanah Luas karena mengeluhkan sakit pada bagian rusuk dan mengalami kesulitan bernapas.
Keuchik Gampong Ampeh, Murhadi, membenarkan bahwa Haiqal merupakan warganya yang berada di lokasi untuk meliput pertandingan sepakbola tersebut.

“Haiqal meliput warga kampungnya yang sedang bertanding,” kata Murhadi saat dikonfirmasi.
Menurut Murhadi, dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab Haiqal sampai menjadi korban dalam kericuhan tersebut. Ia mengatakan, setelah kejadian, Haiqal langsung dilarikan ke Puskesmas Tanah Luas untuk mendapatkan penanganan medis.

Kericuhan Pecah Usai Pertandingan

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kericuhan bermula setelah pertandingan antara Gampong Ampeh dan Gampong Trieng selesai.
Salah seorang pemain dari Gampong Trieng disebut melakukan selebrasi yang dinilai bernuansa provokasi di hadapan pendukung Gampong Ampeh. Aksi tersebut kemudian memicu kemarahan sejumlah supporter.

Sejumlah warga dan supporter mencoba menegur pemain tersebut hingga situasi di sekitar lapangan memanas.

Share This Article