Seusai disuntik, peserta diberi kesempatan setengah jam untuk observasi. Biasanya sekalian menunggu pencetakan kartu vaksinasi yg berisi identitas diri dan riwayat pemberian vaksin.
“Sekarang kartu vaksinasi kita cetak sendiri. Linknya dikirim melalui SMS,” kata Sup, peserta dari media cetak.
Ketua PWI Peduli Pusat M Nasir menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan wartawan yang memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.
“Terima kasih para perserta telah menyempatkan hadir menerima dosis kedua. Kegiatan jurnalistik seperti liputan, walaupun ada pandemi tidak pernah berhenti. Namun untuk menerima vaksinasi, wartawan harus meluangkan waktu,” tegas Nasir yang selama dua hari bersama Tim PWI Peduli berada di arena vaksinasi. (Dod)

