KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Kota Bekasi dibanggakan dengan putra putrinya yang kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Savate Kota Bekasi masuk pada ajang Asian Savate Championship dan Himalayan Open International Savate Championship yang digelar di Nepal pada 29 April hingga 3 Mei 2026 lalu.
Dengan semangat juang tinggi, para atlet muda yang berasal dari Kota Bekasi berhasil menunjukkan bahwa kerja keras dan disiplin mampu berbuah prestasi gemilang. Dua dari para atlet merupakan siswa SMA Negeri 5 Kota Bekasi bernama Zoya Felicia Valerie dan Zolla Kevin Bara.
Sebelum keberangkatan, para atlet mendapat dukungan dan motivasi langsung dari Harris Bobihoe serta Sekretaris DPRD Komisi IV, R. Eko Pramono. Dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi para atlet untuk tampil maksimal membawa nama Kota Bekasi di kancah internasional.
Pada event Himalayan Open International Savate Championship, di Kathmandu, Nepal, itu diikuti oleh 16 negara. 7th Asian Savate Championship
Dalam kejuaraan tingkat Asia tersebut, dua atlet andalan Dragon Camp tampil luar biasa. Zolla Kevin Bara Sukirman (Zolla) berhasil meraih medali emas pada katagori Assault, sementara Zoya Felicia Valerie Sukirman (Zoya) juga menyusul dengan medali emas pada katagori yang sama, menegaskan dominasi mereka di kelas masing-masing.
Tak hanya itu, pada ajang Himalaya Open International Championship, prestasi kembali ditorehkan. Kevin (Zolla) sukses meraih medali perak, sedangkan Felicia (Zoya) kembali menunjukkan konsistensinya dengan membawa pulang medali emas.
Ternyata, Kevin dan Felicia merupakan siswa SMA Negeri 5 Kita Bekasi yang tentunya juga mengharumkan nama sekolahnya di kancah internasional.
Kepala sekolah SMAN 5 Kota Bekasi, Waluyo mengapresiasi dua siswanya itu dan memberikan penghargaan kepada keduanya.
“Kita mengumumkan secara terbuka baik pada saat upacara, di media sosial dan juga kepada orang tua,” katanya kepada media, Jumat (24/05/26).
Waluyo menegaskan bahwa metode pembelajaran di sekolahnya diterapkan tetap mengacu pada kurikulum nasional dan lebih menekankan pada peningkatan karakter terutama pembiasaan baik dalam 7 KAIH ( kebiasaan anak hebat indonesia ) juga penekanan pada budaya unggul kompetitif, berwawasan, kerja keras, dan mengedepankan kesantunan,” ungkap dia.
Lebih lanjut Waluyo juga mengatakan bahwa peserta didik di SMAN 5 diajarkan mengutamakan adab dan sopan santun.
“Selain itu, para siswa juga banyak yang berprestasi di bidang akademik maupun non akademik dikancah nasional maupun internasional,” imbuhnya.
Ia berharap, ke depan akan lebih banyak lagi siswa dan siswi SMN 5 Kota Bekasi menorehkan prestasi baik nasional maupun internasional.(Mam)

