Warga Binaan Lapas Pamekasan Harus Diberi Keahlian, Bukan Sekadar Dihukum!

Harnasnews
3 Min Read
Foto Kalapas kelas II A Pamekasan Sugeng Haryono bersma owner CV Ayunda Permata Sejahtera H. Bambang Budianto

“Dengan program Pak Kalapas, saya sangat mendukung karena nantinya di Pamekasan ini warga binaan yang ada di dalam lapas, kesannya itu bukan untuk ditahan, bukan untuk dihukum, tapi mereka mendapatkan pelatihan, mendapatkan keahlian sehingga keluar dari lapas bisa menerapkan ke warga masyarakat sekitar, syukur-syukur bisa membantu pemerintah dalam pengentasan pengangguran,” terangnya.

Tidak tanggung-tanggung, dalam momen sambutan tersebut H. Bambang juga membeberkan dua rencana besar yang telah masuk dalam program kerja samanya ke depan. Pertama, dalam hitungan bulan, ia berkomitmen untuk mendirikan fasilitas manufaktur pangan di dalam lapas setempat.

“Insyaallah dalam hitungan bulan ini, saya berkomitmen dengan Pak Kalapas juga akan kami dirikan, insyaallah—mohon dukungannya—pabrik kecap di Lapas Pamekasan,” ungkapnya yang langsung diamini oleh para hadirin.

Selain itu, H. Bambang juga membocorkan agenda strategis tingkat nasional yang akan dilakukannya pada pekan depan di Jakarta. CV Ayunda Permata Sejahtera dijadwalkan menandatangani kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) terkait perluasan program pembinaan di sektor industri tembakau.

“Beberapa hari yang lalu, kami sudah akan melakukan penandatanganan dengan Bapak Dirjen Lapas di Jakarta. Tentunya dalam pembinaan produksi rokok di beberapa lapas. Insyaallah minggu depan kami akan melakukan penandatanganan kerja sama di Jakarta,” pungkas H. Bambang menutup sambutannya dengan optimisme tinggi. (Sib)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *