
BOJONEGORO,Harnasnews – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersiap memasang portal jalan di ruas Jalan Luwihaji–Medalem, sebagai langkah tegas menjaga keselamatan warga sekaligus melindungi usia infrastruktur jalan dan jembatan,Senin (2/2/2026).
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah dijadwalkan akan meninjau langsung pelaksanaan pemasangan portal tersebut.
Sebelum turun ke lapangan, Wabup menggelar rapat pemantapan (ratas) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Setyowati, Gedung Lama Lantai 2, guna memastikan kebijakan ini berjalan aman, tertib, dan berpihak pada masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, perwakilan Satlantas Polres Bojonegoro, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas PUBM, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, serta Kasatpol PP Kabupaten Bojonegoro.
Pemkab Bojonegoro menegaskan bahwa pemasangan portal di akses menuju Jembatan Luwihaji–Medalem bukan untuk membatasi mobilitas warga, melainkan sebagai upaya preventif demi keamanan lingkungan, kenyamanan pengguna jalan, serta perlindungan infrastruktur dari kendaraan bermuatan berat.
Perlu diketahui, ruas jalan tersebut merupakan jalan kelas III atau jalan lokal, yang secara teknis hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan lebar maksimal 2.100–2.500 mm, panjang kendaraan 9.000–18.000 mm, muatan Sumbu Terberat (MST) maksimal 8 ton.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Willy Fitrama, menjelaskan bahwa kebijakan pemasangan portal ini merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah desa setempat, yang menyoroti tingginya potensi risiko keselamatan akibat lalu lintas kendaraan bertonase besar.
“Sekitar 200 meter sebelum jembatan, akan dipasang portal dengan tinggi 2,8 meter dan lebar 2,3 meter di kedua sisi jalan. Selain itu, akan ditambahkan barikade di bagian tengah sebagai penanda visual bagi pengguna jalan agar lebih waspada dan aman,” jelas Willy.
Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat perlindungan bersama, bukan pembatasan sepihak.
Ia mengaku kerap menerima laporan terkait kendaraan bermuatan berat yang melintas di jalur tersebut, meski tidak sesuai kelas jalan.
“Portal ini bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Kami mengimbau kendaraan bertonase berat agar menyesuaikan dengan rute yang semestinya. Selain menjaga keselamatan warga, langkah ini juga penting untuk memperpanjang usia infrastruktur agar tetap bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegas Nurul Azizah.
Dengan pemasangan portal ini, Pemkab Bojonegoro berharap akses masyarakat tetap optimal, lingkungan lebih aman, serta kerusakan jalan dan jembatan dapat dicegah sejak dini. (Prokopim).(SH).
