Browsing Category

Opini

Ketika Mantan Pejabat Tinggi Bersuara Lantang

Oleh: Agus Wahid Sudah biasa, setidaknya menjadi kecenderungan umum. Itulah sikap lurus mantan pejabat tinggi menyampaikan sikap kritisnya susuai nuraninya terhadap rezim. Kecenderungan ini menjadi fenomena sosial-politik, bukan hanya menampak pada satu atau dua orang mantan pejabat tinggi negara. Maka, ketika ada pihak tertentu “menggugat” dan mempertanyakan dengan geram. “Selama ini Anda ke mana? Kok […]

Beda Kekuasaan dan Kepemimpinan

Oleh: Yusuf Blegur Perbedaan paling hakiki antara kekuasaan dan kepemimpinan itu terletak pada standar moralnya. Penguasa mengambil dan menerima sedangkan pemimpin memberi dan mengorbankan dirinya Kekuasaan kerap seiring sejalan dengan jabatan, kekayaan dan kemasyhuran. Terkadang saling menyalip, berhadap-hadapan dan menunjukan mana yang paling kuat dan memengaruhi satu sama lainnya. Begitupun dalam wilayah konseptual dan praksis, […]

Ayo, Dukung Kapolri Jadi Petani!

Oleh: Yusuf Blegur Menjadi petani mungkin tidak prestisius dan memilik kebanggaan layaknya menjadi anggota Polri. Tapi setidaknya, sulit menemukan perilaku seorang petani terlibat korupsi, menjadi irisan dari politik dinasti dan oligarki serta terlibat dalam pelbagai penyalahgunaan kekuasaan. Sungguh sebuah keinginan terpuji dan terhormat dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang mengatakan lebih baik menjadi petani […]

Bagi-Bagi Plasma Saat Digugat: Ambivalensi Kinerja Berbahaya Satgas PKH dan Agrinas

Oleh: Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Dalam laporan kerja, kinerja Satgas PKH dan PT Agrinas Palma Nusantara (APN) terlihat gagah. Ribuan hektare kembali ke pangkuan negara. Sekitar 20% darinya mulai diserahkan kepada masyarakat sebagai “plasma” di beberapa lokasi, seperti di Rokan Hulu, Riau. Semua terkesan terukur dan patuh pada UU Perkebunan. Namun, […]

Mendesain Pasar Berkeadilan

Oleh: Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin) Di manakah interaksi ekonomi terbesar dilakukan? Jawabannya satu, pasar. Di pasarlah, semua kepentingan bertemu. Tetapi, di zaman modern, pasar tidak hadir dan tumbuh secara natural. Sebaliknya, ia dihadirkan, dibentuk dan disepakati sebagai “daerah bebas nilai” untuk interaksi bisnis. Tetapi, pada kenyataannya, pasar […]

Eggi Sudjana dan Skandal Ijazah Palsu Jokowi, Kontradiksi atau Manusiawi?

Oleh: Yusuf Blegur Eggi Sudjana Dikepung banjir kritik dan hujatan publik Terkait skandal Ijazah palsu Jokowi. Benarkah senior pergerakan itu bergeser dari konfrontatif ke konspiratif? Eggi Sudjana telah menyita perhatian dan menjadi perbincangan hangat publik yang berkelindan dengan kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi. Dari konfrontatif, sikap politik Eggi Sudjana yang kerap kritis holistik terhadap Jokowi. […]

Pertumbuhan Ekonomi Itu Untuk Apa dan Siapa?

Oleh: Yudhie Haryono (Presidium Forum Negarawan) & Agus Rizal (Ekonom Univ MH Thamrin) Media Kompas, 20 Desember 2025 menampilkan laporan ekonomi yang cukup provokatif berjudul, “Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 2026: Optimisme dan Tantangannya.” Tentu ini mengulang-ulang cara media untuk “melupakan hal paling subtansi dari ekonomi: yaitu pemerataan.” Dus, pertanyaan paling jelas dari data grafik Kompas.id 2014–2024 […]

Ketika Preman Politik Mencengkeram 

Catatan Serial Politik-Hukum Oleh: Agus Wahid Cenderung menggunakan kekerasan, intimidatif, Gemar memeras orang lain. Raja tega. Masa bodoh dengan moral ataupun nurani. Urat malunya benar-benar putus. Itulah karakter seorang premen. Maka, perilakunya pun sadis, meski kadang berwajah innocent. Tapi, sorot matanya mengkonfirmasi kesadisannya. Itulah catatan psiko-sosial sang preman yang inheren dalam kepribadiannya. Lalu, bagaimana dengan […]

Uang Triliunan Rupiah Dibiarkan Kabur: Ujian KPK, Mahkamah Agung, dan DPR di Meja Hukum Windu Aji

Oleh: Iskandar Sitorus, Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Di sebuah ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada paruh akhir 2025, publik menyaksikan satu babak penting dalam perkara Windu Aji Sutanto. Ia telah dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan. Namun pada saat yang sama, majelis hakim membebaskannya dari dakwaan tindak pidana pencucian […]

Ketika “Kue Surga” Berubah Neraka: Skenario Menghacurkan Umat

Oleh: Agus Wahid Sungguh mulia ikhtiar besar menambah kuota haji, meski hanya 20.000 visa untuk calon jamaah haji pada 2024 itu. Maklum, jika tak ada kebijakan penambahan kuota semakin memperpanjang masa tunggu untuk jamaah haji Indonesia ini. Dan inilah “diplomasi” penambahan kuota haji yang layak dinilai sebagai sepotong “kue surga”. Sebuah hasil diplomasi yang sangat […]