Rakernis Fungsi Lantas Polda Sulbar 2026 Menghadirkan Para Pakar Hingga Motivator Nasional

Harnasnews
6 Min Read

Mamuju, Harnasnews – Komitmen membangun budaya berlalu lintas yang semakin modern, humanis, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat terus diperkuat Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Kapolda Sulbar) Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta, S.I.K., M.H., saat membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar di Aula Marannu Mapolda Sulbar, pada Senin (13/07/2026).

Rakernis yang diikuti jajaran fungsi lalu lintas se-Sulawesi Barat ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus merumuskan berbagai langkah pembaruan dalam penyelenggaraan tugas kepolisian di bidang lalu lintas. Melalui forum tersebut, Polda Sulbar ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berkembang seiring perubahan zaman, sehingga mampu mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan.

Mengusung tema “Transformasi Pelayanan Lalu Lintas Presisi menuju Kamseltibcarlantas yang Modern, Humanis dan Berbasis Teknologi”, Kapolda Sulbar menilai tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan yang harus diwujudkan dalam setiap bentuk pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan karakter masyarakat menuntut institusi Polri untuk terus beradaptasi agar tidak tertinggal dalam memberikan pelayanan publik.

Dalam arahannya, Kapolda Sulbar menegaskan bahwa dinamika kehidupan masyarakat bergerak sangat cepat. Perubahan teknologi telah mengubah pola komunikasi, cara beraktivitas, hingga ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan pemerintah yang kini semakin menuntut kecepatan, kemudahan, transparansi, dan efisiensi.

“Sebagai anggota Polri yang bertugas melayani, kita tidak boleh tertinggal. Konsumen pelayanan kita adalah masyarakat, maka mereka harus menjadi pusat dari setiap kebijakan yang kita buat. Tingkat kepuasan merekalah yang menjadi ukuran sesungguhnya keberhasilan tugas kita. Bila kita tidak mampu memenuhi harapan mereka, lambat laun masyarakat akan mencari pihak lain yang dirasa lebih mampu menjawab kebutuhannya. Ekspektasi mereka makin tinggi, maka kita pun harus terus berbenah,” tegas Irjen Pol. Adi Deriyan Jayamarta.

Sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan tersebut, pada kesempatan yang sama Kapolda Sulbar juga meluncurkan inovasi Aplikasi E-Teguran Siamasei. Kehadiran aplikasi ini diharapkan menjadi instrumen pelayanan yang lebih edukatif sekaligus memperkuat pendekatan persuasif kepada masyarakat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Kapolda Sulbar secara khusus mengingatkan agar keberadaan aplikasi tersebut tidak disalahartikan sebagai instrumen untuk mencari kesalahan masyarakat. Sebaliknya, inovasi itu lahir sebagai media komunikasi dan edukasi yang menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai tujuan utama.

“Saya tegaskan berulang kali, E Teguran ini bukanlah alat untuk mencari-cari kesalahan warga. Ini adalah bentuk kepedulian Polri, sarana komunikasi sekaligus edukasi, bahwa kita hadir untuk mengingatkan, membimbing, dan menjaga keselamatan setiap orang yang menggunakan jalan raya,” tuturnya.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *