Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa berbagai data kecelakaan lalu lintas menunjukkan sebagian besar korban jiwa berawal dari kelalaian pengguna jalan sendiri. Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa tugas polisi lalu lintas tidak hanya sebatas melakukan penegakan hukum, tetapi juga menjaga agar setiap masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarganya.
“Kita ingin memastikan, setiap orang yang berangkat dari rumah dengan senyum, nanti pulang kembali ke rumah juga dengan senyum dan selamat utuh bersama keluarga. Kita sama sekali tidak ingin ada kejadian di mana seseorang berangkat dengan bahagia, namun justru kembali diiringi tangisan duka cita keluarganya karena musibah di jalan,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Kapolda Sulbar menginstruksikan seluruh personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar agar mengedepankan pendekatan yang humanis, santun, dan penuh empati dalam setiap pelaksanaan tugas, baik ketika memberikan teguran, pembinaan maupun tindakan penegakan hukum.
Ia menekankan bahwa setiap anggota Polantas tidak cukup hanya menyampaikan pasal-pasal yang dilanggar. Lebih dari itu, masyarakat juga harus diberikan pemahaman mengenai alasan suatu aturan dibuat serta manfaatnya bagi keselamatan bersama. Dengan demikian, kepatuhan masyarakat diharapkan tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata karena rasa takut terhadap sanksi hukum.
Menutup arahannya, Kapolda Sulbar memberikan motivasi kepada seluruh personel agar terus menjaga integritas dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Kepada seluruh personel, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Jadilah polisi yang baik, yang kehadirannya justru dirindukan dan dicintai masyarakat. Hambatan dan tantangan di lapangan pasti selalu ada, tapi jangan pernah menyerah. Lakukan apa yang menjadi kewajiban kita sebaik mungkin, dengan ikhlas dan penuh pengabdian. Yakinlah, bila kita sudah berusaha sungguh-sungguh, Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan membukakan jalan dan memberikan pertolongan atas hal-hal yang di luar kemampuan kita,” pesannya.
Rangkaian Rakernis Ditlantas Polda Sulbar tahun 2026 tidak berhenti pada pembahasan program kerja dan evaluasi organisasi. Setelah peluncuran resmi Aplikasi E-Teguran Siamasei, seluruh peserta juga mengikuti sesi penguatan kapasitas melalui pelatihan motivasi dan manajemen hati yang disampaikan oleh Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd., M.Pd., C.Ht. (dbs/red)

