dr. Lusi mengatakan, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan tim Kecamatan yang terdiri dari Penyuluh KB dan Bidan di Puskesmas serta Tim RSMZ.
“Target peserta MOW ini memang ditargetkan 20 akseptor, Alhamdulillah sudah tercapai, karena kegiatan sebelum nya sudah melayani sebanyak 11 akseptor di hari Ulang tahun IBI.
Dalam kesempatan yang sama Kabid Dalduk Zahruddin S.Kep.Ns.,M. Mengatakan pihaknya akan terus memberikan pelayanan KB kepada Masyarakat yang berkualitas.
Sehingga masyarakat merasakan kepuasan dan percaya terhadap pelayanan serta tidak lagi merasa takut untuk memilih metode MOW untuk ber KB.
Diketahui, MOW (Metode Operasi Wanita) atau yang dikenal secara medis sebagai tubektomi yaitu prosedur kontrasepsi mantap dan permanen bagi wanita dengan cara mengikat, memotong, atau menutup saluran tuba falopi. Prosedur ini mencegah pertemuan sel telur dan sperma, sehingga kehamilan tidak terjadi. (fie)

