Harian Nasional News Group

PUPR Kota  Probolinggo Manfaatkan  SPKP Sebagai  Ajang Sosialisasi 

Probolinggo,Harnasnews.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Probolinggo melakukan sosialisasi tentang tata cara serta pentingnya pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Layak Fungsi (SLF), dengan membuka stand pada acara Semarak Pagi Kota Probolinggo (SPKP) episode dua, yang digelar di sepanjang Jalan Sunan Ampel, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Jumat (27/4).

Sekertaris Dinas PUPR Kota Probolinggo Agus Rianto mengatakan, Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap pentingnya bangunan yang mereka gunakan atau tempati sebagai sebuah bangunan yang memenuhi persyaratan, baik secara teknis maupun administrasi.

“Suatu bangunan untuk memiliki IMB bukan tidak berdasar, hal ini sudah di atur dalam undang undang, termasuk SLF. Pengertian SLF adalah sertifikat yang di terbitkan pemerintah daerah kecuali gedung fungsi khusus pemerintah,” ucap mantan Kabid Tata Ruang PUPR Kota Probolinggo ini.

Agus menjelaskan, tujuan penerbitan Sertifikat Layak Fungsi (SLF) guna terwujudnya bangunan gedung yang memenuhi persyaratan admistrasi dan persyaratan teknis bangunan gedung, sesuai dengan fungsinya serta terwujudnya kepastian hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung tersebut.

Sebelumnya, Walikota Probolinggo Probolinggo menyampaikan, tetap konsisten dalam penyelenggaraan event SPKP episode dua ini, karena kegiatan ini sengaja dilakukan secara menyebar untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah di Kota Probolinggo.

“Ini merupakan salah satu kegiatan Pemkot Probolinggo sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat untuk mendukung sektor riil. Serta mendukung masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, seni dan budaya. Termasuk sarana penyebaran arus informasi tentang program dan hasil pembangunan serta alternatif destinasi wisata,” ujar Walikota (22/4).

Wali Kota Probolinggo Rukmini berharap SPKP bisa memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat atau pelaku usaha untuk memanfaatkan kegiatan SPKP sebagai media komunikasi, desiminasi, ajang kreasi dan hiburan bagi masyarakat.

“Senyampang masih dalam peringatan Hari Kartini, sudah selayaknya kita menjadi semangatnya untuk diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari. Dalam hal pemberdayaan perempuan, Pemerintah Kota Probolinggo pun punya beragam program demi menempatkan perempuan menduduki posisi yang baik. Melatih perempuan mengasah keterampilan, kemampuan dan kreatifitas agar bisa mandiri dan membantu perekonomian keluarga,” jelas Rukmini.

Selain PUPR Kota Probolinggo. Sebanyak 59 peserta ikut memeriahkan SPKP, diantaranya kelurahan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), KPU, PDAM, Sekolah, Kadin dan UMKM. SPKP kali ini mengambil tema “Dengan semangat kartini, kita tingkatkan kualitas pemberdayaan perempuan dan menyambut pesta demokrasi pilkada serentak tahun 2018 kita ciptakan suasana damai, sejuk, aman dan nyaman”. (Red/Cul).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.