Pemkab Ketapang Sigap Bangun Jembatan Penyeberangan dengan Swakelola
“Pekerjaannya memang dilakukan secara swakelola. Dengan pertimbangan, pertama bahwa jembatan tersebut harus segera dilakukan perbaikan karena merupakan sarana dan prasarana yang sangat vital. Kemudian, keberadaan jembatan tersebut terkoneksi kekecamatan hulu sungai dan 13 desa terpencil disana, sehingga mengharuskan kami dari pihak PUTR memberikan perhatian khusus,” ujar Mahsus.
Mahsus juga mengatakan setalah mendapatkan informasi adanya putusnya jalan Pemda cepat merespon dengan menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan pengecekan. Namun demikian pihaknya juge menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas keterlambatan proses perbaikannya.
“Karena ada hal yang sangat prinsip terkait mekanisme pengganggaran pada APBD. Untuk itu, kami minta kepada masyarakat disana untuk sama-sama mengawasi pembangunan tersebut,” ujar Mahsus mengakhiri. (Amans)
