
Lawan Krisis Global, Konsorsium FieldGIG dan Hangtuah Jakarta Luncurkan Aliansi ‘Smart Agriculture’
JAKARTA, Harnasnews.com – Di tengah ancaman disrupsi rantai pasok dan melonjaknya harga pangan akibat konflik internasional, Konsorsium FieldGIG secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan klub bola basket profesional IBL, Hangtuah Jakarta (HTJ).
Kolaborasi ini menandai peluncuran “FieldGIG Digital Plantation Command Center”, sebuah langkah konkret untuk mengamankan kedaulatan pangan Indonesia melalui hilirisasi teknologi digital.
Peluncuran yang dilakukan pada pertandingan kandang HTJ di GOR Ciracas ini merupakan respons mendesak terhadap volatilitas harga pupuk dunia dan hambatan logistik komoditas global. FieldGIG hadir bukan sekadar sebagai penyedia perangkat lunak, melainkan sebagai Aliansi Kekuatan Regional yang menyatukan pionir teknologi dari Indonesia dan Malaysia:
Job2GO (Indonesia): Mesin penggerak tenaga kerja melalui penempatan kerja etis dan pelacakan ESG (Environmental, Social, and Governance).
IPInfra (Malaysia): Penyedia “Tulang Punggung Digital” melalui sensor IoT industri dan konektivitas perkebunan yang kokoh.
AlphaSwift (Malaysia): Pelopor robotika udara (drone) untuk pemetaan presisi tinggi dan pemantauan kesehatan tanaman secara real-time.
Resiliensi Nasional: Tanah Subur Sebagai Aset Keamanan
“Situasi perang dan ketidakstabilan global telah membuktikan bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama keamanan nasional,” ujar Abdul Muthalib, Komisaris Hangtuah Jakarta sekaligus Founder FieldGIG, pada Jumat (24/04/26)
“Indonesia memiliki tanah subur yang luar biasa, namun aset ini tidak bisa lagi dikelola dengan metode konvensional jika ingin tetap tangguh,” tambahnya.
Abdul Muthalib menambahkan bahwa integrasi antara manajemen tenaga kerja Job2GO, kecerdasan udara AlphaSwift, dan konektivitas IPInfra menciptakan ‘perisai digital’ bagi rantai pasok domestik.
“Kami memastikan setiap hektar lahan dioptimalkan sehingga pangan sehat tetap terjangkau bagi keluarga Indonesia, terlepas dari guncangan pasar global,” katanya.
5 Pilar Kedaulatan Pangan FieldGIG
FieldGIG menawarkan solusi satu pintu (One-Stop Solution) untuk melindungi sektor agrikultur dari tekanan eksternal:
ESG Traceability: Menjamin transparansi produksi etis guna menjaga stabilitas pasar ekspor.
Smart Payroll: Menjaga stabilitas buruh tani melalui sistem upah berbasis Complexity Index yang transparan.
IoT & Sensor Tanah: Menekan ketergantungan pada pupuk impor mahal melalui pemantauan nutrisi tanah yang presisi.
Drone Services: Pengamanan wilayah luas dan prediksi hasil panen dengan akurasi mencapai 99%.
AgriChat (WhatsApp UI): Memangkas rantai distribusi dengan menghubungkan petani langsung ke pasar perkotaan melalui antarmuka WhatsApp yang sederhana.
Sinergi Basket dan Agrikultur: Presisi Adalah Kunci
Kemitraan dengan Hangtuah Jakarta menjadi platform visibilitas tinggi untuk mengedukasi publik. Penempatan merek induk Hyred dan logo FieldGIG pada jersey pemain menegaskan pesan bahwa presisi diperlukan baik dalam kompetisi olahraga profesional maupun dalam menjaga kelangsungan hidup bangsa.
“Kami menggunakan energi besar dari kompetisi IBL untuk mengirimkan pesan kuat: data yang lebih baik di lapangan berarti lebih banyak pangan sehat di meja makan kita,” tutup Abdul Muthalib.
Tentang FieldGIG
FieldGIG adalah konsorsium agritech yang dipimpin oleh Indonesia dengan fokus pada hilirisasi digital sektor perkebunan. Menggabungkan sensor IoT, robotika udara, dan AI manajemen tenaga kerja ke dalam antarmuka WhatsApp, FieldGIG memberdayakan pemilik lahan untuk mencapai standar efisiensi global.
Tentang Hangtuah Jakarta
Hangtuah Jakarta adalah tim bola basket profesional peserta IBL. Melalui model kepemilikan bersama yang inovatif, HTJ mengintegrasikan keunggulan olahraga dengan industri strategis nasional untuk mendorong dampak sosial dan ekonomi di Indonesia.(Red)
