Tinjau Banjir di Kota Bekasi, Menteri PUPR: Permasalahan Banjir Tidak Bisa Diselesaikan Secara Lokal

BEKASI, (Harnasnews.com) – Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI. Dudung Abdurrahman meninjau langsung banjir yang melanda Perumahan Pondokgede Permai, kecamatan Jatiasih pada Sabtu (20/02).

Menurut Menteri Basuki, penanganan banjir tidak dapat dilakukan secara lokal namun secara keselurahan. Di Kota Bekasi, banjir disebabkan oleh tidak mampunya debit air di kali Bekasi yang berhulu dari sungai Cileungsi – Cikeas sehingga meluap.

“Penanganan banjir tidak bisa penanganan lokal-lokal ini. penanganan banjir kali Bekasi, dengan hulu Cileungsi – Cikeas panjang 33 Kilometer. Kami sudah membuat rencana penanganan secara sistemik dari hulu sampai hilir dibagi menjadi 7 paket,” ujar Menteri PUPR RI Basuki saat meninjau banjir di Perumahan Pondokgede Permai yang juga didampingi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Aloysius Supriyadi.

Dengan perencanaan dan perhitungan yang matang, proses pengerjaan akan segera dilakukan, namun banjir lebih dulu datang.

“Tidak hanya perencanaan, sekarang ini sudah terkontrak sebenarnya sudah selesai kontrak Januari, ini segera dilakukan pengerjaannya,” tambahnya.

Kali Bekasi dengan panjang 33 Kilometer merupakan pertemuan dari hulu sungai Cikeas dan Cileungsi. Dan hingga saat ini, kementerian PUPR akan melakukan perbaikan sepanjang 11 kilometer dari pertemuan Cileungsi bertemu di Cikeas sampai ke bendung Kali Bekasi dari kedua sisi.

“Kiri dan kanan jadi semua kira-kira 20 an kilometer. Di sini persis juga sudah akan ditangani karena tanahnya semua juga sudah bebas, berarti dari bendung sampai muara itu juga ada enam paket lagi yang akan dikerjakan,” tambahnya.

Kementerian PUPR sendiri mentargetkan perbaikan tanggul kali akan selesai pada tahun ini. Kemen PUPR juga terus bekerjasama untuk dapat melaksanakan perbaikan terkait dengan pembebasan lahan pada masing-masing daerah agar pengerjaan segera dapat dilakukan.

“Kami kerjasama erat sekali dengan gubernur Jabar, bupati Bogor dan walikota Bekasi, jadi ini tahun 2021 ini akan kita kerjakan,”

Tanggul Kali Bekasi di Pondokgede Permai jebol sepanjang 60 meter yang menyebabkan air tumpah. Sebagai langkah awal, kementerian PUPR akan menutup tanggul dengan GeoBag (Kantong Pasir).

“Saya minta sore ini sudah mulai stok di sini supaya tidak perlu menunggu surut, begitu alat sudah masuk maka dapat segera kita tutup,” Pungkasnya. (Mam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.