Melalui SOSKAB ini, Ibu Diana meminta memperketat pengawasan serta memperlancar alur birokrasi pelaksanaan BSPS 2026. Tujuannya adalah memastikan bantuan stimulan ini benar-benar memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
“Diharapkan dengan pelaksanaan yang tepat sasaran, program ini mampu mewujudkan masyarakat Kabupaten Sampang yang semakin sejahtera dan bahagia melalui ketersediaan rumah yang layak huni,” terangnya.
Untuk saat ini, Sampang sendiri mendapat 2.491 titik BNBA yang diusulkan dengan empat tahap. Dari ribuan yang sudah masuk dalam BNBA tersebut bisa dapat asalkan memenuhi kriteria kelayakan.
“Sampang sendiri mendapat 2.491 titik yang diusulkan dengan empat tahap, jadi tidak sekaligus, karena tahap pertama yaitu tahap verifikasi dulu untuk kita memastikan apakah penerima sesuai dengan kriteria,”pungkasnya. (fie/ari)

