Seorang Petani Hilang Terbawa Tanah Longsor

Berita

 

PASURUAN, Harnasnews – Hujan lebat yang di sertai petir mengakibatkan kawasan lahan hutan perhutani mengalami longsor, dan memakan korban hilang, pada hari minggu (06/02/2022).

Warga Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan, terbawa arus longsor. Yakni sepasang suami istri yang sedang berkebun di lahan milik perhutani, yang berteduh di gubuk lahan yang di garap karena hujan.

Namun naasnya, sewaktu mereka berteduh sekira pukul 14.30 wib, lahan dan gubuk  yang di tempati untuk berteduh diterjang tanah longsor, dan salah satu korban bernama Alim Astutik menghilang terbawa arus longsong, hingga saat ini belum bisa ditemukan.

Sedangkan suami dari korban yang bernama Tamun berhasil di selamatkan oleh salah satu saksi, Takim yang pada saat itu juga sedang menggarap lahan milik perhutani, korban selamat Tamun saat ini sudah berhasil di evakuasi dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas Nongkojajar.

Sementara, saat di konfirmasi melalui via seluler Kapolsek Nongkojajar AKP Kusmani membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan dengan terkait kejadian tersebut.

AKP Kusmani menjelaskan, sekira jam 16.00 wib, petugas piket Polsek Nongkojajar telah menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kejadian warga yang hilang terbawa arus tanah longsor diwilayah Hutan Pusung Wariya yang masuk wilayah kawasan hutan perhutani, di petak 22 C di dusun Kletak, Desa Ngadirejo Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.

“Saat ini pihak Polsek melakukan upaya pencarian dengan dibantu perangkat Desa Ngadirejo, serta Masyarakat Ngadirejo. Dan akan berkordinasi dengan Muspika Kec. Tutur untuk mendatangkan Tim SAR,” pungkas Kapolsek.(Dre)

Leave A Reply

Your email address will not be published.