Tim KEHATI PT. Tirta Investama Pandaan Berhasil Menemukan 136 Spesies Di Gunung Arjuno

BERITA

PASURUAN, Harnasnews – Tim Peneliti Keanekaragaman Hayati (KEHATI) PT. Tirta Investama Pandaan melakukan penelitian sensus pohon yang dilakukan selama bulan Juni hingga Juli 2023 di kawasan Blok Sapen Hutan Gunung Arjuno Pasuruan telah berhasil mengungkap tingginya keanekaragaman jenis pohon di wilayah tersebut.

Penelitian ini melibatkan tim dari Universitas Yudharta Pasuruan, ITS NU Pasuruan, BRIN Purwodadi, LMDH Bumi Lestari Mulyorejo, serta CV. Eksis Mandiri Nusantara yang bekerja sama untuk menyusun data yang akurat dan komprehensif mengenai jenis pohon yang ada di kawasan tersebut.

Roisatul Ainiyah selaku tenaga ahli biologi dari Universitas Yudharta menjelaskan bahwa metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus, di mana seluruh jenis pohon di lokasi penelitian, yakni kawasan Blok Sapen Hutan Gunung Arjuno Pasuruan, didata secara rinci.

Prosedur sensus pohon melibatkan pengukuran parameter abiotik seperti kelembapan tanah, suhu tanah, pH tanah, kelembapan udara, suhu udara, intensitas cahaya, dan kecepatan angin.

Selain itu, identifikasi jenis pohon, pengukuran lingkar batang setinggi dada (DBH), pengukuran tinggi pohon, penandaan titik koordinat, serta pemberian QR Code pada setiap jenis pohon juga dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tingkat keanekaragaman jenis pohon yang tinggi di Blok Sapen Hutan Gunung Arjuno Pasuruan, dengan H’ indeks mencapai 3.78.

Beberapa jenis pohon yang memiliki INP (Indeks Nilai Penting) tertinggi adalah Pinus merkusii (13.55681), Swietenia macrophylla (13.06375), Artocarpus elasticus (12.73001), dan Sterculia coccinea (11.83418).

“Terdapat 136 spesies pohon yang berhasil diidentifikasi selama penelitian, ditemukan 2 spesies yang memiliki status genting, 7 spesies dengan status rentan, 1 spesies hampir terancam, 67 spesies memiliki status resiko rendah, 3 spesies dengan status kekurangan data, dan 34 spesies dengan status belum dievaluasi,” ucap Mulyono Wibisono selaku koordinator Tim Kehati PT. Tirta Investama Pandaan.

Terdapat pula 22 spesies lainnya yang belum dapat ditentukan status konservasinya karena belum dapat diidentifikasi hingga tingkat spesies.

Ditambahkan, Dari jumlah keseluruhan spesies pohon yang ditemukan, 94 spesies merupakan jenis asli Indonesia, 16 spesies merupakan spesies introduksi, dan 22 spesies belum dapat dikelompokkan karena belum dapat diidentifikasi hingga tingkat spesies.

“Penelitian juga menemukan tiga spesies pohon yang endemik, yaitu Syzygium aromaticum endemik Maluku, Parkia javanica endemik Jawa, dan Ficus virens endemik Borneo. Selain itu, ada tujuh spesies pohon endemik Indonesia lainnya yang berhasil diidentifikasi,” tambah Mulyono.

Selain itu, koordinator memberikan apresiasi atas terselenggaranya penelitian ini. Dirinya menyatakan bahwa penelitian ini memberikan sumbangan yang berarti dalam pemahaman tentang keanekaragaman hayati di kawasan Blok Sapen Hutan Gunung Arjuno Pasuruan.

“Saya berharap hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam upaya pelestarian dan pengelolaan hutan yang berkelanjutan di wilayah tersebut,” tutup Mulyono Wibisono.(Hid)

Leave A Reply

Your email address will not be published.