iklan iklan

Warga Jatikarya Tuntut Pembayaran Tanahnya Yang Terkena Dampak Tol Cimanggis-Cibitung

KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Ratusan warga yang mayoritas adalah ibu rumah tangga, menggelar aksi unjuk rasa di sepanjang Tol Jatikarya 2, kecamatan Jatisampurna, pada Senin (26/04).

Dengan membentangkan spanduk, mereka meminta pihak terkait segera membayar ganti untung atas tanah mereka yang menjadi dampak pembangunan jalan Tol tersebut.

“Kami tidak minta yang muluk-muluk, kami hanya minta Menteri PUPR dan BPN pusat untuk datang temui warga Jatikarya. Sebelum kedua pejabat tersebut datang kesini, kami tidak akan bubar,”ujar Ustad Sulaiman selaku perwakilan warga saat ditemui media.

Ratusan warga kelurahan Jatikarya bertahan dengan menduduki area Tol Cimanggis – Cibitung hingga menjelang malam hari. Warga bertekad akan bertahan hingga ada titik terang atas tuntutan mereka.

“Kami akan bertahan disini (tol Jatikarya) walaupun sampai berhari-hari, kami menginap dan tarawih di sini (jalan tol). Kami hanya ingin hak kami warga Jatikarya dibayarkan,”imbuhnya.

“Kita duduki karena ini tanah kami, bukan tanah orang lain maupun tanah pemerintah. Ini tanah kami yang kami duduki,” cetusnya.

Sulaiman menambahkan, perjuangan warga Jatikarya menuntut haknya atas tanah yang dibebaskan untuk jalan tol Cimanggis-Cibitung sudah berjalan puluhan tahun.

“Sudah 24 tahun perjuangan masyarakat Jatikarya, sampai sekarang belum juga ada hasilnya. Kami berharap kepada presiden bisa melihat bahwa ada rakyatnya sampai saat ini belum dibayarkan haknya,”pungkasnya.

Hingga malam hari, warga masih bertahan di area Tol Cimanggis – Cibitung dengan membentangkan berbagai sepanduk. Warga juga bertekad akan menduduki ruas jalan tol hingga mengancam akan memblokade jalan tersebut. (Mam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.