Harian Nasional News Group

Komplotan Begal Sadis Berhasil Diringkus Jogo Boyo Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim

Surabaya, Harnasnews.com  – Jogo Boyo Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim berhasil meringkus komplotan pencuri truk bersenjata tajam, 11 orang tersangka berhasil diamankan.

Setiap melakukan aksinya, komplotan pelaku ini selalu membawa senjata tajam seperti clurit hingga senjata api. Bahkan, ada beberapa korban yang mendapat luka bacok.

“Mereka ini beraksi menggunakan senpi, ketika ada calon korban yang berusaha melawan mereka tidak segan menembak atau melukai dengan benda tajam,” kata Direskrimum Polda Jatim Kombes Pitra Ratulangi. Kamis (26/3/2020).

Pitra menambahkan, disini ada salah satu korban yang masih hidup dan habis dibacok bagian pantatnya, semoga dengan terungkapnya kasus ini tidak ada korban korban lagi.
“Terungkapnya kasus curas ini berawal dari banyaknya laporan dari polisi sekitar 10 TKP dan para pelaku ini melakukan aksinya di beberapa provinsi,” terang Pitra Ratulangie.

“TKP seperti di Lumajang, Probolinggo, Cirebon dan Semarang, bisa dikatakan mereka Ini berlakunya hampir di seluruh wilayah Jatim dan ada beberapa sebagian di Jawa Tengah. Itu hasil sementara kita temukan dari mereka dan 11orang tersangka ini mempunyai peran yang berbeda beda seperti pemetik, membantu aksi perampokan sampai penadahnya,” ungkap Pitra.

Dari penangkapan komplotan ini barang bukti yang berhasil diamankan ada 6 senjata api dan 40 clurit, amunisi, kunci T, Buku tabungan, STNK kendaraan, kepala kendaraan truk mesin yang sudah dipreteli. Disini juga ada senjata api dengan peluru kaliber 5,6 yang cukup besar pelurunya yang biasa dipakai oleh TNI akan tetapi menggunakan senjata rakitan yang sudah dimodifikasi,” papar Pitra.

Modus operandinya para pelaku  merampok truk yang diparkir di rumah ataupun yang diparkir di garasi kemudian dicuri dan kendaraan tersebut dipreteli (Kanibal).

Atas perbuatannya, para tersangka ini dijerat dengan pasal 363 dan 365, serta 480 KUHP. Sedangkan ancaman pidananya minimal hukuman penjara lima tahun,” pungkas Pitra Ratulangie. (Pril/Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.