
30 Menit Dari Kota Sragen Ada Hidden Gem Air Terjun Jumog Jati, Masih Gratis Lho.
Bagi para pengunjung, harus hati hati saat berkendara ke lokasi. Karena kurang lebih 500 meter menuju lokasi jalanan lumayan curam dan tikungannya tajam.
Untuk pengunjung yang membawa kendaraan roda empat, disarankan untuk parkir di terminal Balong, yang berjarak kurang lebih 1 km dari lokasi dan di lanjut dengan naik Ojek warga setempat.
Bagi kendaraan roda dua, pastikan kondisi rem pakem dan tenaga nyà kuat, Karena, saat arah pulang jalanan menjadi menanjak, meski tidak lebih dari 300 meter.
Jangan lupa bawa bekal minum dan makan, Karena di lokasi Air Terjun belum ada pedagang yang berjualan.
Satu lagi, jangan buang sampah sembarangan. Agar lokasi air Terjun tetap terjaga kebersihannya.
Dalam perjalanan menuju Desa Balong, kita di suguhi dengan pemandangan khas pedesaan. Kondisi jalan baik dari arah Karanganyar maupun Sragen relatif bagus.
Selain air Terjun Jumog Jati, Desa Balong juga di kenal dengan hasil produksi buah Durian. Pada Saat musim durian, pengunjung bisa menikmati buah hasil pertanian warga sekitar yang tentu harganya jauh lebih murah. Selain itu Petani sekitar juga sudah ada yang bertani Kopi. Hanya jumlahnya belum banyak.
Desa Balong mempunyai produk UKM Gula Aren yang khas. Bentuknya bulat dan besar. Harganya juga relatif murah, sekitar 35 ribu dengan bobot lebih dari satu kilogram.
Mata pencaharian warga Desa Balong rata – rata bertani dan beternak. Dari mulai menanam, Jagung, Padi Sayuran dan beternak Sapi serta Kambing.
Nah, ayuk ajak teman – teman healing bersama di Hidden Gem, Air Terjun Jumog Jati, Balong, Jenawi. ( Sunyoto ).
