Merasa Dikorbankan Oleh Suami, Seorang Wanita Di Bandung Adukan Suami

Dugaan Proyek Fiktif dan Perselingkuhan Menjadi Dasar Laporan

BANDUNG, Harnasnews.com – Mencuatnya kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan pegawai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 Jawa Barat, Kementerian PUPR, berinisial AG (37) berbuntut panjang.

Istrinya berinisial SP (43) kini tengah menempuh jalur hukum dengan melaporkan ke Polda Jabar dengan nomor LP/B/483/III/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT. Berbagai kasus yang melibatkan nama AG pun bermunculan, dari mulai penggelapan hingga dugaan penipuan proyek fiktif.

Kewenangannya sebagai PPK di lingkungan PUPR menjadi senjata ampuh untuk menggaet para korban yang tergiur dengan proyek besar.

SP mengaku banyak tahu karena suaminya kerap tidak ada di rumah dengan alasan mengerjakan pekerjaan proyek BUMN.

“Kata dia bikin penawaran-penawaran kerjaan yang ada di ruang lingkup pekerjaan kepada kontraktor-kontraktor atau pengusaha tersebut,” ungkapnya kepada media, pada Sabtu (16/05/26)

Usai satu persatu dugaan penipuan atau proyek fiktif yang dilakukan sumianya itu terungkap, SP kerap terganggu dengan kedatangan orang yang mengaku pernah dijanjikan proyek oleh suaminya. Hal ini dirasakan menggangu kehidupan ia dan anaknya.

“Sangat mengganggumu kehidupan saya dan anak saya, banyak pengusaha-pengusaha yang menghubungi saya dan datang kerumah dengan mereka secara tidak langsung dirugikan oleh anjar gumilang dengan kata lain di tawarin pekerjaan ternyata pekerjaan tersebut tidak ada dan uang mereka tidak bisa balik dengan total,” ungkap SP

Ia juga telah mengadukan perilaku suaminya tersebut kepada tempat suaminya itu berdinas, namun belum ada tindakan nyata. Tidak putus asa, SP juga mengadukan hal tersebut kepada Satker PJN 1 namun hanya mediasi tanpa hasil.

“Dan yang terakhir ke balai juga belum terealisasi kan juga belum ada penyelesaiannya sampai saat ini,” ungkapnya kesal.

Ia juga menceritakan terungkapnya kasus dugaan penipuan tersebut bersamaan dengan terungkapnya dugaan perselingkuhan pada November 2025 lalu.

Ia juga kembali diresahkan dengan sejumlah orang di media sosialnya menagih janji suaminya. Lebih menyedikan lagi, ia sebagai istrinya juga tidak diakui oleh AG dan lebih memilih wanita lain yang diduga selingkuhannya berinisial EK sebagai istrinya.

Terakhir, pada Sabtu 16 Mei 2026, ada lagi pengusaha asal Jambi yang bernama Mariatul menagih uang kepadanya.

“Itu udah satu minggu menunggu pembayaran dari anjar,”pungkasnya. (Mam/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.