Banjir Kabupaten Bekasi Semakin Meluas dan Terparah

BEKASI, Harnasnews.com –  Wilayah yang terendam banjir di Kabupaten Bekasi semakin meluas. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi pada Minggu (21/2/2021), banjir merendam 19 kecamatan.

Bencana banjir di Kabupaten Bekasi kali ini semakin meluas dan menjadi yang terparah pada tahun ini, setelah sebelumnya 12 kecamatan terendam banjir pada akhir Januari 2021 kemarin.

“Masih terjadi. Petugas kami terus bersiaga di lokasi-lokasi tersebut sejak beberapa hari lalu. Penanggulangan terus kami lakukan. Beberapa warga juga telah dievakuasi ke tempat lebih aman,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln.

Berdasarkan data, terdapat 148 titik banjir di 62 desa/kelurahan di 19 kecamatan di Kabupaten Bekasi. Akibatnya 27.928 kepala keluarga terdampak.

Intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi menjadi salah satu penyebab banjir kembali terjadi.

“Selain itu di sejumlah titik terdapat sungai yang meluap hingga meredam pemukiman di sekitarnya,” katanya.

Dari 19 kecamatan yang terendam, Pebayuran menjadi lokasi yang cukup parah. Ketinggian permukaan banjir di kecamatan yang berbatasan langsung dengan Karawang ini mencapai 250 sentimeter.

Tingginya banjir salah satunya disebabkan karena tanggul Sungai Citarum yang ambruk. Sehingga aliran air menerjang pemukiman serta ratusan bidang sawah.

Serupa dengan Pebayuran, banjir di Kecamatan Cibitung juga mencapai 2,5 meter. Selain itu, tiga banjir di tiga kecamatan lainnya pun cukup tinggi hingga mencapai dua meter. Yakni Cikarang Timur, Cikarang Utara dan Kedungwaringin.

Tingginya banjir disebabkan lantaran lokasi ini berdekatan dengan aliran sungai.

Selain itu, terdapat enam kecamatan lain yang ketinggian banjir di atas 1,5 meter. Yakni Cikarang Pusat, Serangbaru, Setu, Sukakarya, Tambun Selatan dan Tambun Utara.

Henri mengatakan, pihaknya beserta TNI dan kepolisian terus melakukan evakuasi, memberikan pertolongan dan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir.

“Warga kami imbau untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini. Petugas terus berada di lapangan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir,” ungkap Henri. (Sygy)

Leave A Reply

Your email address will not be published.