JAKARTA, Harnasnews.com – Apakah pidana mati efektif untuk memberi efek jera?

Sejumlah kelompok yang bergerak dalam bidang advokasi hukum dan hak asasi manusia (HAM) telah menyuarakan jawaban mereka bahwa pidana mati tidak terbukti efektif dalam menimbulkan efek jera bagi para pelaku kejahatan. Salah satunya adalah Institute for Criminal Justice Reform (ICJR).

Dikabarkan dari antara, Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu mengatakan bahwa hukuman pidana mati bukan merupakan pilihan yang tepat untuk menyelesaikan kasus tindak pidana korupsi.

Bahkan, Erasmus juga menekankan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan eksekusi mati efektif dalam menurunkan jumlah perkara dan mendatangkan rasa jera.

Contohnya, pada 2015, jumlah kejahatan terkait narkotika mencapai 36.874 kasus. Pada tahun tersebut, Indonesia menerapkan hukuman mati kepada delapan orang terpidana mati kasus narkotika di penjara Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.