Dindik Jatim Alokasikan 15 Milyar Pembangunan SMA Ketarunaan

Surabaya,Harnasnews.com – Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim alokasikan dana 15 milyar untuk pembangunan SMA Taruna Brawijaya di Kediri. Mulai dari pembangunan asrama hingga alokasi untuk program ke dirgantaraan.

SMA Taruna Brawijaya menjadi sekolah negeri ke tiga untuk pendidikan dirgantaraan di Jawa Timur. Setelah sebelumnya, Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim juga mempunyai SMA Taruna Nala Malang dan SMA Taruna Angkasa Madiun.

Dikatakan Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman, pendirian SMA Taruna Brawijaya sama saja dengan pendirian dua SMA Taruna lainnya. Hanya saja untuk program yang diajarkan akan ditekankan pada pendidikan kesamaptaan Angkatan Darat (AD).

“Kita Sudah punya dua sekolah kesamaptaan di Malang dan Madiun. Keduanya punya karakter pendidikan yang berbeda. SMA Taruna yang di Malang basisnya AL, di Madiun Basisnya AU. Nah, karena basisnya di Kediri TNI AD, jadi kita dirikan SMA itu disana,” ungkap dia.

Diungkapkan Saiful, pendirian SMA Taruna Brawijaya ini ditempatkan di SMAN 5 di kota Kediri. di SMA tersebut nantinya akan dibangun asrama untuk fasilitas boarding school dan lahan Airport yang akan digunakan para peserta didik. Ia juga menambahkan, selama menjalani masa pendidikan, siswa akan diasung langsung oleh sekitar 10 pembina khusus dari TNI AD. Di tahun pertama, Dindik Jatim akan menerima 200 siswa baru. Sedangkan bagi kelas XI dan XII yang berjumlah 600 siswa di SMAN 5 Kediri, akan beradaptasi dengan program-program kedirgantaraan atau kesamaptaan.
”Tapi sebelum itu, ini akan kita bicarakan dengan wali murid untuk mendapatakan persetujuan. Kalau pihak wali murid tidak berkenan siswa bisa mengikuti pelajaran formal seperti biasa. Sedangkan siswa yang baru fokus ke dirgantaraan,” ujar dia.
Mantan Kepala Badan Diklat Jatim ini menambahakan, untuk penerimaan siswa baru SMA Taruna Brawijaya, ini dilakukan secara nasional. Namun, dikatakannya, Gubernur Jatim Dr Soekarwo hanya membatasi sekitar 10 persen.

Leave A Reply

Your email address will not be published.