Dindik Jatim Alokasikan 15 Milyar Pembangunan SMA Ketarunaan
“Di luar Jawa, ini dibatasi 10 persen. Status siswa ada yang transisi dan ada yang riil. Kalau yang riil ini sudah ikut Taruna Brawijaya. Tapi kalau transisi ini kan kelas XI dan XII,” kata dia.
Selain SMA Taruna Brawijaya, SMA Taruna Bhayangkara Banyuwangi juga akan diresmikan pada tahun ajaran baru.
Saiful menekankan, didirikannya empat SMA Taruna dengan karakter pendidikan yang berbeda merupakan bentuk keseriusan Pemprov Jatim dan Dindik Jatim dalam mendidik dan menciptakan SDM yang berkualitas. “Menjadikan SMA unggul, punya kepribadian bela negara pendidikan berkarakter da disiplin serta jati diri yang kuat, kita butuh anak-anak yang seperti ini. kita siapkan karaketer pelajar Jatim yang seperti ini,” tegas Saiful.
Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar yang ditemui saat berkunjung di Kantor Dindik Jatim mengatakan jika pihaknya menyambut baik dan antusias dengan didirkannya SMA Taruna Brawijaya di Kota Kediri. hal itu karena sejalan dengan visi misi pemerintah kota Kediri yang ingin meningkatkan sumber daya manusia di daerah tersebut. Pihaknya mengungkapkan, saat ini
”Kami menyambut baik pendirian SMA ini (SMA Taruna Brawijaya). karena memang di Kediri lagi mengembangkan pendidikan supaya SDM naik, IPM diatas rata-rata nasional provinsi Jatim,” ujar dia.
Apalagi, imbuh dia, rata-rata lama sekolah sudah hampir D3. Karena pihaknya ingin jika SDM masyarakat Kediri tidak kalah dengan daerah-daerah lainnya. Mas Abu sapaan akrab nya, menuturkan untuk mendirikan SMA tersebut pihaknya telah menyiapkan lahan hingga 7 hektar.
”Besok kita akan mulai melihat lahannya, dan segera melakukan pembangunan untuk asrama dan airportnya,” kata dia.( PUL )
