Dinkes Ajak Lansia Belajar dan Produktif Lewat Sekolah Lansia

KOTA BEKASI, Harnasnews – Sebagai upaya mencegah kelambatan kepikunan dan terus produktif, Dinas Kesehatan Kota Bekasi luncurkan Sekolah Lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati saat dikonfirmasi mengatakan, program ini diluncurkan untuk membantu para lansia ini agar terus produktif dimasa senjanya.

“Sekolah Lansia ini diluncurkan untuk membuat para lansia ini tetap produktif dimasa senjanya,” kata Tanti, Rabu (9/8/2023).

Dijelaskannya, untuk usianya sendiri, para lansia yang masuk ke dalam usia 60-78 tahun nantinya aka diajak belajar dan berdiskusi dengan kurikulum khusus.Sekolah Lansia dilaunching di Kecamatan Rawalumbu, merupakan yang pertama di Kota Bekasi.

“Usianya mulai dari 60-78 tahun yang sudah mengikuti program ini dengan kurikulum khusus,” paparnya.

Lewat sekolah ini, Lansia diberi pendidikan umum dengan metode khusus seperti berdiskusi, hingga diberi keterampilan agar tetap produktif.

“Saling dengar satu sama lain, saling diskusi, ya itu kan menyenangkan dari pada lansia dan ini berdampak terhadap kelambatan kepikunan. Mudah-mudahan sampai tua juga mereka tidak mengalami kepikunan dan terus dapat produktif,” terang Tanti.

Sekolah Lansia dilaksanakan bekerjasama dengan Indonesia Ramah Lansia (IRL) Provinsi Jawa Barat dan STIKES untuk menjadi pendamping dan guru.

“Sekolah serupa rencananya juga akan dibuka ditiap Kecamatan di Kota Bekasi, bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” ungkapnya.

Sementara ini pertemuan Sekolah Lansia dijadwalkan satu bulan satu kali. Untuk pertemuan lebih intens, pihaknya akan mendengarkan setiap masukan dan kesepakatan para lansia yang ikut dalam sekolah ini.

“Kemudian kita sampaikan juga bahwa tiap Kecamatan kita akan launching, dan In Syaa Allah, IRL ini akan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan sehingga nanti menjadi lembaga pendidikan di Posyandu khusus untuk lansia,” tambahnya.

Saat ini, di Sekolah Lansia yang pertama kemarin, tercatat ada 30 lansia yang sudah mendaftar. Kegiatan dalam Sekolah Lansia ini bersifat sosial, sehingga guru maupun pendamping dibayar atau menerima honor. Selain itu, juga disiapkan Tenaga Kesehatan (Nakes) atau dokter. (ADV)

Leave A Reply

Your email address will not be published.