
Korban Terdampak Ledakan Belum Dapat Bantuan Dari Pihak SPBE Cimuning
Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Berikan Bantuan Kepada Korban Terdampak Ledakan SPBE Cimuning
KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Musibah ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning yang dikelola PT. Indogas Andalan Kita, Kota Bekasi, mendapat sorotan dari anggota DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra.
Sarwin mendorong kepada pemerintah Kota Bekasi serta DPRD kota Bekasi agar pihak SPBE Cimuning tersebut segera bertanggung jawab atas kejadian ini.
“Jadi warga menyampaikan ada yang berdagang usahanya juga tidak bisa, dia punya kontrakan juga habis jadi kalau mereka bilang pak dewan saya biasa dagang sekarang enggak dagang mau sampai kapan saya begini terus cepat mungkin kita akan menyampaikan ini kepada pihak terbaik untuk segera memperbaiki,” kata Sarwin, kepada media, Jumat (03/04/26).
Pada kesempatan itu, ia juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada 50 warga terdampak atas musibah tersebut. Data tersebut ia dapatkan dari pihak RW maupun kelurahan setempat.
Selain itu, ia juga menilai bahwa musibah ini diduga ada kelalaian dari pihak SPBE Cimuning, karena terjadinya ledakan seharusnya dapat dicegah karena kebocoran gas diduga sudah terjadi sebelumnya.
Bahkan, sebelum terjadi ledakan, warga sempat dievakuasi dan himbauan warga untuk tidak menyalakan kendaraan saat aliran gas putih memenuhi jalanan di sekitar lokasi.
“Jadi kan sebelum kejadian meledaknya itu bukan tiba-tiba sudah ada kebocoran gas sebelumnya. jadi ya itu tadi kenapa spbe-nya kan harusnya bisa bertindak cepat gitu jadi untuk menutup kebocoran gas itu biar tidak terjadi ledakan berarti kan ada yang kurang ya soal safety-nya atau keamanan pihak spd-nya tidak menyediakan baik secara alat pemadam dan yang lainnya seperti apa,” ungkap Sarwin.
Lebih lanjut, pihaknya akan segera meminta kepada pihak terkait untuk melakukan evaluasi terhadap SPBE khusunya yang ada di Kota Bekasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.
Sarwin juga mengungkap hingga saat ini, pihak dari SPBE Cimuning belum memberikan bantuan kepada warga terdampak. Hal ini sangat disayangkan karena seharusnya pihak Pertamina juga mengambil langkah cepat memberikan bantuan kepada korban terdampak.
“Sejauh ini warga menyampaikan belum ada pihak dari yang punya SPBE-nya itu belum ada komunikasi atau pun memberi bantuan. Bantuan selama ini hanya datang dari Pemerintah Kota Bekasi melalui dinas terkait ada anggota legislatif,” pungkasnya.
Sebagai anggota DPRD Kota Bekasi, dirinya mengaku siap mengawal korban terdampak ledakan SPBE Cimuning agar semua hak nya didapatkan. (Mam)
