Dapat Picu Berita Hoax, Stop Istilah Sontoloyo dan Genderuwo
Norsy mengatakan, bahwa bahasa genderuwo dan sontoloyo menggambarkan referensi dan nilai-nilai seseorang. Karena kebiasaan berfikir dan kepentingan orang tersebut. “Untuk itu bahasa itu dijadikan alat untuk memanipulasi situasi lewat penciptan kata-kata. Karena bahasa yang memanipulasi situasi dapat menimbulkan hoax,” ujarnya. Dirinya tidak setuju dengan istilah cebong, kampret, maupun sontoloyo dan genderuwo ataupun istilah lainnya. “Karena […]
