Pemda Siapkan Anggaran Rp 1,3 Miliar Untuk BBU

Info Daerah

SUMBAWA,Harnasnews.com  –  Pemerintah Kabupaten Sumbawa sudah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan tanah Balai Benih Utama (BBU). Meski sudah dialokasikan anggaran oleh Pemda sebesar Rp 1,3 miliar tapi persoalan tentang pengadaan tanah tersebut hingga saat ini belum juga Clear.

“Anggarannya sudah ada. Tinggal menunggu dinas teknis saja dimana tanah bbu yang disetujui, “ungkap Kasubag Pertanahan Setda Sumbawa Surbini belum lama ini kepada media ini.

Lanjut Surbini, terkait dengan pengganti tanah BBU pada prinsipnya bagian pertanahan masih menunggu kajian teknis dari dinas terkait.

“Lokasi mana kira – kira untuk dijadikan BBU dan jika memenuhi syarat maka akan segera kita bayar, “tandasnya.

Menurut Surbini, adapun rencana bbu yang kemarin di lakukan penilaian oleh pemerintah kabupaten sumbawa (bagian pertanahan red) dari beberapa lokasi tersebut ada dua lokasi yang memenuhi syarat. Dan bisa dilakukan oleh penilaian.

” Dalam hal ini lokasi tersebut lokasi tanah yang sudah di cek yakni di moyo hilir dan moyo hulu. Dan itu sudah dilakukan penilaian,”terangnya.

Dikatakan Surbini, setelah kita melakukan hearing beberapa waktu yang lalu di DPRD Sumbawa yang difasilitasi oleh komisi II ternyata ada beberapa pendapat dari dinas teknis (Dinas Pertanian red) terkait dengan lokasi pengganti BBU tersebut yang sudah dinilai sementara. Namun, dasar penilaian itu berdasarkan dari dinas teknis (Dinas Pertanian) sehingga dengan adanya permasalahan ini tentunya dari dinas teknis kami sangat berharap untuk bisa secara teknis bisa menyampaiakan kepada Bupati lokasi mana yang akan dipilih untuk dilakukan proses pengadaan tanah untuk mengganti tanah bbu tersebut.

“Nantinya setelah ada dasar teknisnya dari dinas. Tentunya kami dari bagian pertanahan akan segera membayarnya. Namun, Seandainya itu dilakukan ditempat lain (dalam arti lokasinya berbeda dengan yang kita nilai itu) Tentunya bagian pertanahan maka kami akan menentukan proses revisi anggaran terkait dengan jasa penilaianya.

Sambungnya, karena tahun ini kami tidak menganggarkan biaya penilai. Karena asumsi kemarin dan sudah dilakukan penilaian.

Luas tanah itu paling banyak lima hektar. Mengingat saat ini kondisi keuangan daerah juga. Dan saat ini pemda sendiri sudah menganggarkan anggarannya sebesar Rp 1,3 miliar,”katanya. (Herman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.