iklan

Pemdes Cilember Gandeng GIAN Perangi Narkoba Dan Obat Terlarang

Pemerintahan Desa Cilember , Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor Bersama GIAN Kabupaten Bogor , menggelar seminar anti Narkoba, Jumat, 5/03 di Kantor Desa Cilember. Foto : RFS

Kabupaten Bogor.Harnas.news.com – Maraknya peredaran obat keras ilegal jenis tramadol dan Excimer yang dijual bebas di kawasan puncak berkedok toko kosmetik serta ancaman peredaran narkoba terhadap generasi muda disikapi serius Pemerintah Desa (Pemdes) Cilember, Kecamatan Cisarua. Tak mau warganya diracuni barang haram tersebut, Kepala Desa (Kades) Cilember, Suhendi Hovenier, menggandeng pegiat anti narkotika dalam sosialisasi bahaya narkoba terhadap remaja.

” Narkotika dan Obat-obatan harus diperangi, karena ancamannya terhadap remaja sangat nyata,” ujar Suhendi, Kamis (04/03/2021).

Dalam menyampaikan sosialisasi ancaman narkotika dan obat terlarang, tambahnya, Pemdes Cilember bekerjasama dengan DPD Gerakan Indonesia Anti Narkotik (GIAN) Kabupaten Bogor. Untuk peserta sosialisasi, kata Kades lagi, yakni para Ketua RT/RW, karang taruna, tokoh pemuda maupun masyarakat dan perwakilan pelajar SMK.

” Materi yang disampaikan pembicara dari GIAN Kabupaten Bogor saat sosialisasi tentang ancaman narkotika dan obat terlarang, akan kembali disosialisasikan kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam pemaparannya, Dr Victor selaku penyuluh, menyampaikan supaya masyarakat terutama remaja agar berprinsip dan percaya diri sehingga tidak ada keinginan untuk mencoba mengkonsumsi narkoba maupun obat keras ilegal, karena bila kecanduan tidak ada kata sembuh tapi kata pulih meskipun telah direhabilitasi.

” Bahaya Narkoba dan obat terlarang sangat nyata, jadi harus dijauhi agar masa depan tidak rusak,” paparnya.

Ditempat yang sama, Ketua GIAN DPD Kabupaten Bogor, Iman Sukarya, mengajak seluruh komponen masyarakat untuk memerangi peredaran segala bentuk narkoba dan obat terlarang. Ia juga mendesak aparat kepolisian dan intansi terkait menidak tegas penjual obat keras jenis tramadol dan excimer berkedok toko kosmetik yang bebas berjualan dikawasan puncak dan sekitarnya.

” Aparat hukum saya minta bertindak tegas, jangan sampai generasi muda diracuni obat-obatan dan narkotika,” tegasnya. (RFS/Cj)

Leave A Reply

Your email address will not be published.