Pengamat: Paslon Capres Sibuk Saling Sindir

JAKARTA , Harnasnews.com – Lembaga survei PolMark mengatakan, berdasarkan hasil survei terbaru angka pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voter, masih tinggi atau mencapai 33,8 persen. Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno menilai, hal itu karena dua pasangan calon presiden-cawapres masih belum memenuhi ekspektasi masyarakat.

“Dua kandidat yang ada masih jauh dari ekspektasi, khususnya dalam dalam menyampaikan visi misi. Sehingga masyarakat semakin galau, semakin bingung menentukan, pilihan politk,” kata Adi Prayitno, Rabu (6/3).

Selain masalah rendahnya pemaparan visi misi. Adi mengatakan, kedua pasangan calon justru sibuk dengan saling sindir. Bahkan pascadebat perdana maupun kedua, pembahasan substansi debat tidak dilakukan. Hal semacam itu menurut Adi hanya mampu memperkuat pendukung masing-masing calon. Namun, tidak berdampak apapun pada pemilih yang belum menentukan pilihan.

“Bahkan pascadebat tidak banyak isu debat yang dibahas. Tapi cenderung saling membongkar kelemahan lawan. Hal semacam itu hanya akan memperkuat tim sukses dan pendukung. Tapi di luar tim sukses, undecided voter masih menunggu sebenarnya kedua kandidat ini memiliki isu yang baik atau tidak,” kata Adi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.