Perayaan Cap Go Meh 2026 Di Bekasi Dipersingkat

KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Perayaan Cap Go Meh yang digelar klenteng Hok Lay Kiong Bekasi pada tahun 2026 ini akan sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan bulan Suci Ramadhan yang tengah dijalani umat Muslim.

Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan menjelaskan bahwa persiapan Cap Go Meh tahun ini telah berjalan baik dengan dukungan seluruh stakeholder dan lapisan masyarakat lintas agama.

“Karena perayaan cap Gomeh ini ditunggu-tunggu, Ini menjadi hiburan buat masyarakat. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini bisa menjadi hiburan ngabuburit menjelang berbuka puasa, banyak sekali yang lihat-lihat barongsai dan lain sebagainya. Ini sejak jaman dulu sudah ditunggu-tunggu oleh warga masyarakat,” ujar Ronny Hermawan kepada media, Selasa (03/03/26).

Di tengah persiapan perayaan Cap Go Meh, pihaknya juga berdoa bersama di kelenteng untuk keselamatan. Gotong Topekong ruwatan bumi agar terhindar dari hal-hal negatif.

“Dan yang terpenting, barusan saudara-saudara kita berdoa dengan khusuk untuk keselamatan dunia. Saat ini ada perang di Iran, Amerika dan lain sebagainnya, banyak korban sipil yang berguguran,” katanya.

” Mudah-mudahan kita berharap perang itu tidak terjadi lagi, mudah-mudahan ini selesai, supaya orang-orang yang tidak berdosa, tidak mengerti apa-apa jangan juga banyak jadi korban,”tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Kota Bekasi untuk sama-sama berdoa agar perang dunia ke-3 tidak terjadi.

Sedangkan untuk rute pawai Cap Go Meh akan dipersingkat dengan pertimbangan ibadah puasa yang sedang dijalani umat muslim serta bertepatan dengan hari kerja, sehingga tidak ingin mengganggu aktivitas warga yang lain.

Rute yang akan dilakukan ialah keluar kelenteng menujur jalan Kartini kemudian berputar ke arah jalan Ir Juanda dan kembali ke arah kelenteng. Pawai akan dimulai pukul 16:00 wib hingga 18:00 wib.

“Peserta hampir seribu orang yang untum meramaikan, kalau penonton biasanya bisa belasan ribu,” ungkap dia.

Sedangkan untuk panggung pelepasan yang ada di depan kelenteng nantinya digunakan Forkopimda, Walikota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota dan Dandim 0507/Bekasi serta pejabat lain untuk melepas rombongan.

Sedangkan panggung yang berada di Jl. Ir Juanda juga akan digunakan Forkopimda untum menyapa warga yang ikut menyaksikan pawai Cap Go Meh.

“Oh iya, ini kan panggung pelepasan, biasanya pak walikota selesai melepas rombongannya jalan terus, tapi pak walikota tidak bisa menyapa warga. Sekarang kita berharap, selesai melepas ikut jalan muter pawai sampai ke sana,” pungkasnya. (Mam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.