Politisi PKS Minta Aparat Aktif Awasi Penggunaan Masker di Pasar Tradisional di DKI

Pedagang dan Pembeli Masih Mengabaikan PSBB

 

JAKARTA, Harnasnews.com – Penerapan PSBB di DKI Jakarta sudah memasuki hari keempat, Senin (13/4) hari ini. Sayangnya, meski penerapan PSBB sudah hampir memasuki sepekan, kesadaran masyarakat menengah kebawah masih sangat minim dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Hal itu terbukti, dengan lemahnya kesadaran masyarakat dalam hal penggunaan masker di pasar-pasar tradisional di ibukota.

Hasil pengamatan Harnasnews.com, masyarakat cenderung mengabaikan anjuran jaga jarak dan penggunaan masker saat berbelanja kebutuhan makanan.

“Pedagang dan pembelinya masih sangat minim kesadaran menggunakan masker. Belum lagi, persoalan sosial distance, sangat diabaikan oleh masyarakat khususnya kelompok menengah kebawah. Hal itu berbeda dengan masyarakat menengah keatas, yang tinggi kesadarannya,” ucap anggota DPRD DKI dari Fraksi PKS, Abdul Azis kepada Harnasnews.com, Senin (13/4/2020).

Karena itu, anggota DPRD DKI yang terpilih lewat dapil 10 Jakbar ini memandang perlunya penempatan petugas dalam mengawasi penerapan PSBB di DKI. Yang dibantu, kata dia dengan keterlibatan RT, RW, PKK dan LMK setempat. Dengan begitu, program pemerintah menekan penularan virus bisa berjalan efektif.

“Mudah-mudahan dengan adanya pengawasan yang tepat, akan memberikan dampak positif dalam menekan angka penularan di Jakarta,” bebernya.

Terkait perlunya masa perpanjangan penerapan PSBB di DKI. Ketua Komisi B DPRD DKI itu mengharapkan adanya ukuran yang jelas dalam melihat efektifitas tingkat kesuksesan PSBB.

“Harus ada expektasi yang terukur dari PSBB ini, sebelum memutuskan akan dilanjutkan atau tidak. Bila ekspektasi tersebut tercapai, saya kira tidak perlu diperpanjang. Tapi bila harus ada perpanjangan, perlu adanya pematangan aturan agar sanksinya lebih jelas dan menimbulkan efek jera bagi yang pelanggarnya,” pintanya. (Sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.