iklan

Pras Tiadakan Agenda Rapat Komisi Dan Badan

PKS: Itu Putusan Tepat Putus Penularan Covid 19 di DPRD

JAKARTA, Harnasnews.com- Pandemi virus covid 19 yang makin meningkat di DKI Jakarta membuat Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi memutuskan untuk tidak mengadakan rapat-rapat di Komisi dan Badan di Kebon Sirih.

Tak ayal, pembahasan APBD P 2020 dan APBD 2021 pun terancam molor lantaran memasuki akhir September 2020. Bamus DPRD DKI tidak kunjung melakukan penjadwalan untuk pembahasan.

Meski terancam mengalami keterlambatan, adanya kebijakan ketua DPRD DKI meniadakan agenda rapat mendapatkan dukungan penuh sejumlah pimpinan Komisi dan Fraksi.

“Saya kira itu putusan yang tepat untuk mencegah penularan covid 19, tapi akan lebih baik jika diusahakan untuk dilakukan secara online. Karena teknologi untuk melakukan rapat secara online sekarang sudah banyak tersedia,” ujar Ketua Komisi B DPRD DKI, Abdul Aziz kepada Haransnews.com, Senin (21/7).

Untuk diketahui, Senin (21/7) DPRD DKI sudah mengagendakan rapat penanggulangan banjir di lantai 9. Namun karena adanya intruksi mengosongkan rapat di Kebon Sirih. Agenda tersebut, dibatalkan guna mencegah penularan covid 19.

Sayangnya, di tengah pembatalan sejumlah agenda rapat. Fasilitas untuk diadakan rapat secara during mengalami sejumlah kendala. Sebab, banyak anggota DPRD DKI yang mengeluhkan kwalitas dan fasilitas internet di gedung baru DPRD DKI.

“Ya pasti infrastrukturnya harus diupgrade dulu sepertu kapasitas internet nya dan lain-lain. Karena ini merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari kedepan. Seperti peraturan Gubernur, saya kira kehadiran 25% sisanya during akan lebih baik,” ucapnya.(sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.