Selesai Tepat Waktu, Pembangunan TPA Wonokerto Diapresiasi

PASURUAN, Harnasnews.com – Pekerjaan Sarana dan Prasarana TPA Wonokerto (Lanjutan II) yang diprogramkan Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui DLHK (Dinas Lingkungan hidup dan Kebersihan) Kabupaten Pasuruan kini telah selesai.

Pembangunan TPA Wonokerto tersebut, sengaja dianggarkan bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Keneb yang sering menjadi buah bibir apa bila melalui jalan Tol Gempas (Gempol- Pasuruan) atau arah sebaliknya, karena kapasitas sampah yang overload di TPA Keneb.

Untuk itu Pemkab Pasuruan menggelontorkan dana sebesar Rp15.107.261.000 dengan nama paket pekerjaan Pembangunan Sarana dan Prasarana TPA Wonokerto (Lanjutan II), dengan sumber dana dari DBHCHT Tahun 2020, nomor kontrak 027/138/PPK.4/424.081/2020, dengan jangka waktu selama 133 hari kalender (4 bulan 13 hari), yang dikerjakan oleh PT. Era jaya Wijaya, PT. Mustika Berlian Istimewa, dan CV. Kawan Kontruksi sebagai pemenang lelang.

Pekerjaan yang dinilai fantastis ini dimulai pengerjaannya pada 10 Agustus 2020, lalu,  kini telah selesai dan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan dalam kontrak kerja.

“Keberhasilan dan suksesnya pekerjaan ini berkat beberapa pelaksana kerja lapangan yang ada dilokasi kerja yang melakukan pekerjaan sesuai dengan tupoksinya serta keahlian dibidang masing-masing,” ujar M. Munandar selaku estimator dalam pekerjaan TPA Wonokerto, saat ditemui dilokasi pekerjaan, senin (21/12/2020).

Diketahui bahwa dalam pekerjaan ini ada 18 item pekerjaan. Meliputi: pengeboran air dan instalasi, pagar keliling dan tembok penahan tanah, pembangunan ipal lindi lanjutan, pembangunan garasi alat berat, pembangunan tempat cuci alat berat, pembangunan garasi truck sampah, pembangunan kantor dan hanggar jembantan timbang, dan pembangunan fasilitas pendaur ulangan kompos.

Selain itu, pembangunan hanggar dan tempat pertemuan, kanopi dan teras kantor, pembangunan jembatan (lanjutan), pembangunan rumah gas metan, pembangunan gudang peralatan kerja, pembangunan jalan masuk dan drainase menuju TPA, pengembangan dan peningkatan jalan operasional area TPA, pembangunan drainase area operasional TPA, pembangunan pos jaga, dan pembangunan gapura.

Untuk mengkomodasi semua itu, ada beberapa pelaksana lapangan dalam melakukan pekerjaan, yaitu M. Cahyo Kurniawan selaku ahli K3, Achmad Sidiq Hilmi selaku Pelaksana Jalan, Hardiansyah selaku Mekanical, Joan Wahyudi selaku Operator, dan Syachrul Ulum selaku Logistik.

“Semua bisa selesai sesuai jangka waktu yang diberikan berkat menerapkan metode yang linear dengan item-item yang ada, serta sesuai dengan keahlian pelaksana dilapangan,” ujar M. Cahyono.

Sedangkan Syachrul Ulum selaku logistik menyampaikan selesainya pekerjaan ini sesuai dengan jangka waktu yang telah diberikan.

“Semua itu tak lepas berkat dari kerja sama juga kontribusi dari seluruh pelaksana yang ada dilapangan, yang saling berkerja sama dan kompak,” tuturnya.

Sedangkan beberapa waktu lalu Wakil Bupati Pasuruan KH. Mujib Imron sempat meninjau lokasi pekerjaan TPA Wonokerjo bersama jajaran Pemkab Pasuruan, di lokasi Wabup mengucapkan mengapresiasi atas terselesaikannya pekerjaan TPA Wonokerto dengan baik.

Estimator pada kesempatan ini juga menyampaikan bahwasannya pekerjaan tidak semulus apa yang dilihat, namun Penguasaan penyedia barang dan jasa terhadap pekerjaan yang ditangani harus sesuai, juga metode dan perhitungan kerja harus benar- benar berjalan serta teliti agar meminimalisir kendala dilapangan.

Untuk mutu pekerjaan sudah tertuang dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS/Speck), yang sudah terlampir dalam berita acara perlelangan awal.

“Disini terlihat jelas supaya pihak pemerintah agar memberikan pekerjaan kepada pihak penyedia  barang dan jasa yang benar-benar kredibel juga berkompeten baik secara pemberkasan serta secara pelaksanaan dilapangan, sesuai dengan keahlian pada bidangnya,” ujar M. Munandar selaku estimator lapangan. (Hid)

Leave A Reply

Your email address will not be published.