Sultan HB X Tidak Menerima Vaksinasi Covid-19

JAKARTA, Harnasnews.com- Pemerintah memastikan bahwa mulai Rabu (13/1/2021, akan melakukan vaksinasi Covid-19 pada masyarakat. Pernyataan itu diungkapkan Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Luhut Binsar Panjaitan.

Namun demikian, dari sejumlah tokoh yang menyatakan siap divaksin, Gubernur DIY, Sultan HB X mengaku tidak siap disuntik vaksin Covid-19.

Umur Sultan HB X yang berusia 74 tahun menjadi pertimbangan untuk tidak menerima vaksinasi Covid-19 di tahap pertama.

Kepala Dinkes DIY, Pembajun Setyaningastutie menuturkan jika vaksinasi Covid-19 di DIY rencananya akan dilakukan pada 14 Januari mendatang. Di tanggal 14 Januari ini akan ada 15 pejabat dan tokoh masyarakat yang akan melakukan vaksinasi.

Pembajun menyebut 15 pejabat dan tokoh masyarakat ini di antaranya adalah Wakil Gubernur DIY, Sekretaris Daerah DIY, Kepala Dinkes DIY, tokoh agama, perwakilan organisasi profesi, TNI Polri dan tokoh masyarakat.

Pembajun menerangkan vaksinasi tahap pertama ini akan menggunakan vaksin Sinovac.

Berdasarkan petunjuk pemakaian, vaksin Sinovac ini diberikan pada orang dengan rentang usia 18-59 tahun.

Pembajun menjabarkan rentang usia penerima vaksin Sinovac ini yang membuat Gubernur DIY, Sultan HB X tidak menjadi penerima vaksin tahap pertama. Pembajun menyebut bila ada vaksin untuk rentang usia lansia, nantinya Sultan HB X baru akan melakukan vaksinasi.

“Teman-teman sudah tahu kalau Sinovac ini uji trialnya untuk usia 18-59 tahun nah sedangkan yuswo (umur) Ngarsa Dalem (Sultan HB X) sudah di atas itu. Atas rekomendasi para ahli beliau (Sultan) tidak boleh menerima vaksin Sinovac, nanti ada vaksin untuk lansia, tetapi nanti tetap hadir untuk memberikan dukungan,” kata Pembajun, melansir laman merdeka.com, Senin (11/1).

Terkait vaksinasi tahap pertama, lanjut Pembajun, di tanggal 14 Januari akan dilakukan untuk tokoh publik dan pejabat. Untuk tempat vaksinasi akan dilakukan di area Kantor Gubernur DIY. Pembajun berharap nantinya vaksinasi pertama di DIY ini bisa memberikan edukasi pada masyarakat untuk mau divaksinasi.

“Takutnya kalau dilakukan di rumah sakit, masyarakat nanti akan datang ke rumah sakit untuk melihat secara langsung,” tutur Pembajun.

Sebagaimana diketahui, Pemda DIY mendapatkan 26.800 dosis vaksin dari Pemerintah Pusat. 26.800 dosis vaksin ini merupakan tahap pertama dari empat tahap yang direncanakan. (red)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.