Browsing Tag

pengamat ekonomi Khudori

Diskriminasi Menahun: Daging Sapi vs Daging Kerbau

Oleh: Khudori SURAT bertanggal 2 Februari 2026 itu bersifat segera. Ihwal stabilisasi harga daging sapi di tingkat rumah pemotongan hewan (RPH). Surat yang diteken Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian, Agung Suganda, itu ditujukan kepada seluruh pimpinan RPH di Indonesia. Bagi publik umum surat itu tak ada yang istimewa. Tetapi bagi pelaku industri […]

Mengapa Pertanian Tumbuh Tinggi Di Triwulan I-2025?

Oleh: Khudori Sektor pertanian muncul sebagai ‘jawara’ baru sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut lapangan usaha. Dari total pertumbuhan ekonomi kuartal I-2025 yang tercatat 4,87%, sebanyak 1,11% dikontribusi oleh sektor pertanian, baru kemudian disusul industri pengolahan (0,93%), perdagangan (0,66%), serta informasi dan komunikasi/infokom (53%). Data itu dirilis BPS, Senin (5/5/2025) hari ini. Sektor dengan sumbangan PDB […]

Potensial Turun Mutu Dan Rusak, Beras Bulog Harus Segera Disalurkan

Oleh: Khudori – Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Pemerintah menargetkan BULOG bisa menyerap beras produksi petani domestik tahun 2025 ini sebesar 3 juta ton. Per 20 April 2025, serapan mencapai 1,27 juta ton setara beras. Dari jumlah ini sekitar 80% berbentuk gabah, sisanya berupa beras. Kondisi ini berkebalikan dari puluhan tahun sebelumnya: 80% penyerapan berbentuk […]