
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah Melakukan Sidak di Sejumlah Titik Aliran Drainase
BOJONEGORO, harnasnews – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengakhiri persoalan banjir perkotaan terus digencarkan.
Menindaklanjuti instruksi Bupati Bojonegoro Setyo Wahono untuk mewujudkan target Bebas Banjir Kota 2026, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik penting, Selasa (6/5/2026).
Didampingi tim lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Pusda, BPBD, PKP Cipta Karya, hingga Bappeda, peninjauan difokuskan pada empat lokasi yang selama ini menjadi titik rawan genangan saat hujan deras mengguyur.
Hasilnya, sejumlah persoalan teknis terungkap mulai dari kinerja pompa air yang tidak maksimal hingga sistem aliran drainase yang bermasalah.
Di kawasan Ledok Wetan, tepatnya pada Pompa Afvoer J. Hartono, mesin memang dalam kondisi menyala.
Namun, daya sedotnya dinilai lemah sehingga tidak mampu mengimbangi tingginya debit air.
Masalah serupa juga ditemukan pada pompa air di Gang Irigasi.
Mesin beroperasi, tetapi performanya tidak cukup kuat untuk mengatasi volume air saat hujan deras.
