Harian Nasional News Group

HUT ke-58, Pramuka Harus Diberi Ruang oleh Negara

 

JAKARTA, Harnasnews.com – Hari jadi Pramuka ke-58 tahun diperingati pada hari ini, Rabu (14/8). Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang terbentuk pada 1961.

Belakangan fungsi dan keberadaan Pramuka menjadi sorotan. Sebagian kalangan menilai organisasi gerakan pemuda itu harus mendapat andil lebih dalam semua kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan.

Anggota DPRD DKI fraksi PPP Belly Bilalusalam menyebut, Pramuka harus diberi ruang dalam sumbangsih kepada negara. Tidak boleh bertugas seperti apa yang dilakukan Karang Taruna. Alasannya anggota pramuka memiliki kemampuan lebih dalam mendapat pembelajaran dalam menangani suatu peristiwa.

“Dalam pramuka pendidikan jatidiri diajarkan. Jadi, harus ada
sumbangsih pramuka buat negara,” ujar Belly di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019).

“Pramuka di Jakarta, kita ingin supaya menjadi mitra pemerintah, karena anak-anak pramuka punya keahlian, dan harusnya anak pramuka sudah bisa masuk memberikan pemahaman kepada karang taruna,” tambahnya.

Menurut Belly, pramuka harus sering tampil termasuk dalam segala kegiatan. Pramuka tidak lagi berfungsi sebagai bagian peserta untuk meramaikan suatu kegiatan.

“Kedepan pramuka tidak boleh lahi dijadikan sebagai pelengkap dalam suatu kegiatan. Pramuka harus berada didepan dan diberikan porsi lebih dalam berbagai kegiatan negara,” kata Belly.

“Nah, saya berharap gaung keberadaan pramuka sudah saatnya ditunjukan. Peliputan dan semua kerja pramuka saatnya diketahui masyarakat luas,” pungkasnya. (sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.