iklan iklan

Adhi Karya Akan Jadi Andalan Dalam Konstruksi Perkeretaapian

JAKARTA, Harnasnews.com – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. sebagai BUMN karya ke depannya akan menjadi andalan atau champion dalam bidang konstruksi sektor perkeretaapian dan kereta cepat atau “high speed train”.

“Kemarin kita diberikan tugas untuk menjadi andalan atau champion di perkeretaapian dan kereta cepat (high speed train),” ujar Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata dalam Indonesia Muda Club di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, berbicara mengenai spesialisasi, Adhi Karya sekarang ini mengerjakan beberapa proyek kereta api yang mana proyek terbesarnya adalah LRT Jabodebek mengingat nilai proyeknya sendiri Rp23 triliun.

Di samping itu Adhi Karya juga menggarap proyek MRT Bundaran HI – Sarinah -Juanda yang merupakan proyek MRT Fase 2A paket CP201. Adhi Karya juga sedang mengikuti tender untuk proyek MRT Fase 2A paket CP202.

“Mudah-mudahan didoakan kita bisa mendapatkannya lagi,” kata Pundjung, dilansir dari antara.

Adhi Karya juga sedang membangun kereta Bandara New Yogyakarta International Airport, Adhi Karya menggarap dua paket dalam proyek ini. Proyek Kereta Bandara NYIA ini secara keseluruhan ada 4 Km, namun Adhi Karya hanya menggarap 2 Km.

Sedangkan di Pulau Sumatera, Adhi Karya menggarap proyek jalan tol. Untuk kereta api lagi prospek, harapannya pada tahun depan Adhi Karya juga mendapatkan proyek kereta api di sana

Sedangkan untuk di Jawa Adhi Karya memiliki paket pengerjaan di Bogor, Jawa Barat dan pembuatan Depo di Solo, Jawa Tengah untuk kereta api.

Terkait spesialisasi menjadi champion di bidang konstruksi perkeretaapian, Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata melihat pihaknya belum menguasai teknologi pembuatan terowongan kereta atau tunneling.

“Sekarang kita makanya bersama-sama dengan Shimizu dari Jepang sedang mengerjakan MRT Fase 2A untuk paket CP201. Harapannya di situlah kita belajar supaya untuk selanjutnya kita bisa melakukannya sendiri,” katanya.(qq)

Leave A Reply

Your email address will not be published.