iklan

Bila Bumi Tegar Beriman Dimekarkan, Pemkab Bogor Kehilangan PAD Miliaran

BOGOR, Harnasnews.com  – Bila wilayah Kabupaten Bogor atau Bumi Tegar Beriman terpecah menjadi tiga wilayah kabupaten, maka diperkirakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebagai daerah induk bakal kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp 800 miliar.

“Bila Kabupaten Bogor Barat dan Bogor Timur menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB), maka Pemkab Bogor sebagai daerah induk kehilangan PAD dari Bogor Barat Rp 280 miliar dan Bogor Timur Rp 500 miliar,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin kepada wartawan Jum’at (30/4/2021) kemarin.

Namun kata Burhanudin, potensi PAD sebesar itu justru dianggap menjadi nilai tambah bahwa kedua daerah itu sudah layak dan siap memekarkan diri.

“Jadi dua daerah itu dari segi potensi keuangan sudah layak untuk mekar,” tuturnya.

Lanjut Burhan, Calon Persiapan Daerah Otonomi Baru (CPDOB) wilayah Bogor Barat mengandalkan potensi dari wisata, pertanian, peternakan, perkebunan hingga pertambangan.

“Potensi itu tersebar diKecamatan Dramaga, Ciampea, Cibungbulang, Tenjolaya, Pamijahan, Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Cigudeg, Sukajaya, Jasinga Tenjo, Parung Panjang dan Rumpin,” terangnya.

Sedangkan untuk CPDOB Bogor Timur mengandalkan PAD dari industri yang tersebar di wilayah itu, juga didukung dari pertanian, perkebunan dan pertambangan.

“Untuk Bogor Timur hanya ada 7 kecamatan yakni, Kecamatan Gunung Putri, Cileungsi, Cariu, Jonggol, Tanjungsari, Citeureup dan Sukamakmur,” katanya.

Walaupun begitu, Burhan menegaskan, bahwa kebijakan pembentukan DOB saat ini ada di tangan pemerintah pusat. “Semoga presiden segera membuka memoratorium,” harapnya. (Dedi)

Leave A Reply

Your email address will not be published.