CBA Desak KPK Selidiki 19 Proyek Rehabilitasi Gedung DPRD DKI Senilai Rp50,3 Miliar

  1. Rehabilitasi Gedung Kantor DPRD – Rp14,4 miliar
  2. Rehabilitasi Area Taman Samping – Rp200 juta
  3. Rehabilitasi Ruang Pengamanan Dalam – Rp200 juta
  4. Rehab Ruang Pamdal Basement – Rp199.955.750
  5. Rehab Komisi B – Rp5,3 miliar
  6. Perbaikan Atap Lantai 11 – Rp1,3 miliar
  7. Perbaikan Ruang Rapat Komisi A – Rp2 miliar
  8. Perbaikan Ruang Rapat Komisi D – Rp2,3 miliar
  9. Perbaikan Ruang Rapat Komisi E – Rp2,4 miliar
  10. Perbaikan Ruang Staf Komisi-Komisi – Rp2,6 miliar
  11. Ruang Rapat Setwan – Rp2,8 miliar
  12. Build In Komisi A – Rp911 juta
  13. Build In Komisi D – Rp1,3 miliar
  14.  Build In Komisi E – Rp1 miliar
  15. Build In Ruang Staf Komisi – Rp407.847.300
  16. Perbaikan Lounge Ruang Rapat Serbaguna – Rp4 miliar
  17. Perbaikan Penghubung Gedung – Rp450 juta
  18. Rehab Lantai 8 – Rp6,5 miliar
  19. Rehabilitasi Ruang Humas – Rp1,4 miliar

CBA menilai pola pemecahan pekerjaan rehabilitasi dalam banyak paket dengan metode E-Purchasing berpotensi menghindari pengawasan publik dan membuka ruang penyimpangan anggaran.

“Ini harus dibuka secara terang-benderang. Jangan sampai gedung wakil rakyat justru menjadi ladang bancakan anggaran,” tutup Uchok Sky.

Leave A Reply

Your email address will not be published.