
Dalam Rangka Memperingati HAB ke-80, Bupati Sampang Ikuti Senam Bersama
“Senam Kerukunan ini bukan sekadar olahraga, tetapi simbol kebersamaan. Kita bergerak bersama, seirama, tanpa memandang perbedaan. Inilah gambaran Indonesia yang rukun dan damai,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fandi menyoroti tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, sebagai pengingat bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama bagi terciptanya stabilitas sosial dan keberhasilan pembangunan.
“Kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan. Tanpa kerukunan, sulit mewujudkan ketenteraman dan stabilitas. Tanpa itu pula, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, namun juga pembangunan mental dan spiritual. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sampang sangat membutuhkan sinergi yang kuat dengan Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.
“Sinergi dengan Kementerian Agama sangat strategis dalam menanamkan nilai moderasi beragama dan toleransi. Dengan itu, pembangunan di Kabupaten Sampang dapat berjalan seimbang dan berkelanjutan,” pungkasnya. (asy)
