DPRD Dukung Kelas Kecil Ditunda, Kelas Besar Yang Dibuka Lebih Dulu

Orangtua Harus Bisa Bersabar Mengajarkan Anak di Rumah

JAKARTA, Harnasnews.com – DPRD DKI Jakarta mendukung langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memutuskan tetap menerapkan pembelajaran dari rumah untuk seluruh sekolah di Provinsi DKI Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran (TA) 2020/2021.Hal itu, guna menekan penyebaran virus covid 19 dilingkup sekolah.

Namun, untuk kelas besar, DPRD DKI mempersilahkan jika ingin membuka kelas terlebih dahulu. Asalkan dengan protap kesehatan yang mumpuni.

Adalah Ketua Fraksi Gerindra, Rany Mauliani yang meminta agar orangtua murid bisa memahami kondisi yang dialami dunia saat ini, dengan adanya pandemi covid 19.

“Di tengah kondisi pendemi covid 19 seperti saat ini. Saya kira orangtua harus memahami dan bersabar dalam memberikan pembelajaran di rumah kepada anaknya. Jangan merasa jenuh dan bosan, sehingga ada perasaan terbebani dengan tugas-tugas sekolah anaknya. Justru kondisi saat ini, keluarga tempat ideal untuk saling menguatkan,” papar anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta itu kepada Harnasnews.com, Minggu (3/1).

Menurut anggota DPRD DKI yang sudah tiga periode duduk di Kebon Sirih itu.  Sekolah-sekolah harus bisa menerapkan secara maksimal untuk protap kesehatannya, khususnya kelas kecil.

Namun, untuk kelas besar Rany mempersilahkan untuk dibuka terlebih dahulu.”Kalau memang mau dibuka, kelas besar lebih dahulu, itu pun dengan catatan harus dengan protap kesehatan yang mumpuni,” paparnya.

Lebih jauh, anggota dewan yang terpilih dari dapil 9 Jakbar, membeberkan jika pandemi covid 19 yang melanda dunia saat ini, tidak bisa dipastikan kapan berakhir.”Harapan masyarakat pastinya pandemi ini cepat berakhir. Tapi siapa yang bisa memastikan kapan pandemi berakhir?,” ucapnya.

Dikhawatirkan, jika kelas kecil tidak mengalami penundaan berakibat fatal terhadap murid. Sebab, hingga kini tidak bisa dijelaskan indikasi anak-anak terpapar virus covid 19.

“Pertanyaannya, apakah tidak menambah persoalan, jika awal 2021 kelas kecil dibuka dan mengakibatkan penularan pada anak. Apa orangtua murid juga nantinya tidak tambah susah?. Bagi saya secara pribadi, kalau pun anak-anak nilainya tidak memuaskan, atau pun tinggal kelas. Itu tidak menjadi masalah karena hal tersebut bukan karena mereka bodoh. Melainkan karena situasi dan kondisi yang harus dijalani saat ini memaksa semua orang berhati-hati,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana memutuskan tetap menerapkan pembelajaran dari rumah untuk seluruh sekolah di Provinsi DKI Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran (TA) 2020/2021. (Sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.