
Kabar Penangkapan Anak Kades Sidomukti Bojonegoro Dibantah Polisi
Di sisi lain, Kepala Desa Sidomukti, Tohir, angkat bicara. Ia dengan tegas membantah tudingan yang menyeret nama keluarganya dalam isu judol tersebut.
“Toh itu tidak benar. Informasi yang beredar jelas hoaks dan tidak sesuai fakta,” ujarnya.
Tohir bahkan memastikan akan menelusuri sumber penyebaran kabar tersebut.
Ia tidak menutup kemungkinan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai telah mencemarkan nama baik keluarganya.
“Kami akan cari sumbernya. Jika terbukti merugikan, tentu akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga akurasi informasi.
Menurutnya, setiap pemberitaan harus melalui proses verifikasi dan konfirmasi agar tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa di era digital, informasi palsu dapat dengan mudah menyebar dan memicu kegaduhan.
Karena itu, masyarakat dihimbau untuk lebih bijak, tidak mudah terprovokasi, serta selalu memastikan kebenaran sebelum membagikan informasi.(SH).
