BANDUNG, Harnasnews – Ketua DPW PKB Jawa Barat (Jabar) Syaiful Huda secara resmi mengumumkan dirinya akan maju dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dalam Pilkada Serentak tahun 2024.

“Bismillah saya siap maju di Pilgub Jabar 2024, untuk calon gubernur bukan calon wakil gubernur,” kata Syaiful Huda dalam acara buka bersama (bukber) media Jawa Barat di Kantor DPW PKB Jawa Barat, Kota Bandung, Sabtu.
Syaiful Huda menyampaikan alasan kenapa dirinya pede maju dalam Pilgub Jabar di antaranya amanat forum Ijtima Ulama Jawa Barat di Tasikmalaya beberapa waktu lalu, yang meminta segera mengumumkan nama kader yang akan diusung di Pilgub Jabar 2024.

“Hasil ijtima Ulama Jawa Barat di Tasikmalaya beberapa waktu lalu meminta dan merekomendasikan kader partai maju di Pilgub Jabar, hal itu juga di sampaikan Ketua Umum PKB pak Muhaimin (Gus Muhaimin) terkait harus ada kader yang maju di Jawa Barat yang disampaikan dalam momentum apel akbar beberapa waktu yang lalu di Gor Saparua Bandung,” ujarnya.

Alasan lainnya kenapa PD mau maju di Pilgub Jabar adalah PKB di Jawa Barat dari pemilu ke pemilu raihan suaranya terus menunjukkan kenaikan.
Belum lagi berdasarkan hasil survei internal mereka baru baru ini PKB mengalami kenaikan elektabilitas yang cukup tinggi.
“Tidak terasa dari tujuh kursi menjadi 12, dan kita menargetkan 20 kursi di Pileg tahun 2024, ini harus ada yang mengawal agenda kebesaran PKB, harus ada kader yang maju, saya sebagai Ketua DPW PKB Jawa barat punya tanggung jawab secara moral,” katanya, dikutip dari antara.
Selanjutnya, ia memaparkan bahwa performa PKB di Jawa Barat mendekati Pemilu 2024, pada posisi mengalami puncak terbaik melampaui Pemilu-pemilu sebelumnya.
“Siapapun partainya ayo bertanding, kita siap lahir bathin, pemilu besok pun kita siap,” ujar Huda
Bukan tanpa alasan kata Huda, PKB sudah siap menghadapi Pemilu 2024 dimana caleg baik di tingkat provinsi dan kabupaten di Jawa Barat sudah terisi penuh bahkan overload.
“DPW PKB Jabar sudah menyiapkan Bacaleg DPRD kabupaten dan kota 1.295 orang, sudah ada Bacaleg DPRD provinsi 120 orang, terisi penuh bahkan overload, semuanya sudah mengikuti UKK dan sudah siap untuk berkompetisi di pemilu 2024. (qq)