Ketua Panja Sebut Literasi dan Edukasi Jadi Catatan Penting RUU TPKS

JAKARTA, Harnasnews.com – Ketua Panitia Kerja Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Panja RUU TPKS) Willy Aditya menyebutkan bahwa literasi dan edukasi menjadi catatan penting untuk mengamalkan RUU TPKS di masyarakat.

“Ada beberapa hal yang juga kami masukkan menjadi catatan penting, yaitu literasi dan edukasi,” kata Willy ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan bahwa literasi dan edukasi mengenai kekerasan seksual merupakan kunci untuk mendorong terjadinya transformasi peradaban di Indonesia.

“Menjadi peradaban yang lebih memanusiakan manusia, melindungi perempuan, anak, kaum disabilitas, dan sebagainya,” ujar dia, dilansir dari antara.

Proses penyelesaian RUU TPKS yang kini telah berlangsung dengan progresif dan kolaboratif merupakan cerminan dari transformasi peradaban di Indonesia, kata Willy. Berbagai pihak yang terlibat tidak menyusun RUU TPKS dengan semena-mena, maupun asal-asalan.

Sebagai Ketua Panja RUU TPKS, ia melihat pembahasan RUU TPKS selama sepekan bersama Pemerintah telah berjalan dengan dinamis, konstruktif, dan produktif. Baik legislatif, eksekutif, maupun masyarakat sipil telah bersatu untuk menyelesaikan rancangan undang-undang ini menjadi undang-undang.

Leave A Reply

Your email address will not be published.