Loyalis Surya Paloh Usulkan Penyaluran BLT Tidak Melibat Pihak Ketiga

Rawan Potongan dan Tidak Tepat Sasaran

JAKARTA, Harnasnews.com – Metode penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) pengganti sembako covid 19 yang rencananya mulai dibagikan pada 2021 hingga kini masih menjadi teka-teki.Padahal, dana tersebut sudah dianggarkan oleh DPRD di APBD 2021.

Di tengah ketidakpastian metode pendistribusian. Anggota Fraksi Nasdem, Hasan Basri Umar mengusulkan agar pembagian uang bantuan tidak melibatkan pihak ketiga.
“Bantuan tunai, sudah seharusnya jatuh ke rekening masing-masing penerimanya. Jangan ke kelurahan lagi atau pun pihak ketiga lainya, karena rawan pemotongan dan terjadi pungli,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu.

Untuk memperlancar pembagian dana BLT di masyarakat. Loyalis Surya Paloh itu memandang perlu adanya pembenahan data penerima. Sebab, kata HBU biasa Hasan Basri Umar disapa pembagian awal bansos harus menjadi pelajaran berharga. Karena banyaknya data penerima yang tidak tepat sasaran.

“Dinsos harus melakukan sosilasisai sampai ke tingkat RT. Supaya tidak ada double data atau kesalahan memberikan bantuan sehingga bantuan tidak tepat sasaran,” bebernya.

Anggota DPRD DKI dua periode itu memprediksi, BLT bansos baru akan direalisasikan Februari atau Maret 2021.”Ada waktu dua hingga tiga bulan bagi Pemda melakukan validasi data. Sehingga penyaluran bantuan langsung tunai di tengah pandemi covid 19 tepat sasaran,” tutupnya.(sof)

Leave A Reply

Your email address will not be published.