JAKARTA, Harnasnews.com  – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya, dan Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Hartono meluncurkan Peta Mangrove Nasional di TWA Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu.

Peta Mangrove Nasional atau One Map Mangrove dinilai penting sebagai basis data aksi rehabilitasi mangrove.

“Pada kesempatan kali ini saya ingin menggarisbawahi tentang pentingnya One Map Mangrove sebagai basis data aksi rehabilitasi mangrove dan diharapkan mampu menghasilkan informasi geo-spasial secara akurat dan akuntabel,” kata Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Dilansir dari antara, Luhut menekankan pentingnya upaya melestarikan hutan mangrove karena memiliki manfaat yang sangat penting. Dari aspek fisik, mangrove mampu mencegah bahaya gelombang tinggi dan abrasi air laut bahkan tsunami. Sementara itu, dari aspek ekologi dan ekonomi, mangrove dapat menyerap dan menyimpan karbon lebih besar dari hutan tropis.