Sidang Senat, Ubhara Jaya Kukuhkan Dua Guru Besar

KOTA BEKASI, Harnasnews.com – Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) menggelar Sidang Senat Akademik Terbuka Pengukuhan Guru Besar sebagai bentuk penguatan kualitas akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional maupun internasional.

Sidang senat tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Ubhara Jaya selaku Ketua Senat Akademik, Irjen. Pol. (Purn) Prof. Dr. Drs. Bambang Karsono, S.H., M.M., Ph.D., D.Crim (HC) di Auditorium Ubhara Jaya, Graha Tanoto Kampus II Bekasi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik universitas, sekaligus menandai bertambahnya dua profesor baru di lingkungan kampus.

Dua Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari Fakultas Ilmu Komputer dan Fakultas Hukum. Guru Besar pertama, Prof. Dr. Ir. Mujiono Sadikin, S.T., M.T., memiliki kepakaran di bidang Pembelajaran Mesin (Machine Learning).

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Memanfaatkan Keberlimpahan Data dan Teknologi AI untuk Kehidupan yang Lebih Baik, Beretika, dan Bertanggung Jawab”, ia menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan artifisial secara etis dan berorientasi pada kemaslahatan publik.

Sementara itu, Guru Besar kedua, Prof. Dr. Joko Sriwidodo, S.H., M.H., M.Kn., dari Fakultas Hukum dengan kepakaran Hukum Peradilan Pidana, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Paradigma Pemidanaan Transformatif Menuju Keadilan Restoratif dalam Sistem Hukum Pidana di Indonesia”.

Dalam paparannya, ia mendorong pembaruan sistem pemidanaan nasional yang lebih humanis dan berorientasi pada keadilan restoratif.

Dengan pengukuhan tersebut, jumlah Guru Besar di Ubhara Jaya kini menjadi 12 profesor yang tersebar di tujuh fakultas.

Jabatan Guru Besar atau Profesor merupakan capaian akademik tertinggi bagi seorang dosen, sekaligus indikator kematangan institusi dalam pengembangan riset, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sidang Senat Terbuka ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Brata Bhakti, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. Drs. Chairuddin Ismail, S.H., M.H., Ketua Pengurus Yayasan Brata Bhakti, Irjen. Pol. (Purn) Dr. Drs. E. Winarto Hadi, S.H., M.Si., serta Mayjen TNI (Purn) Prijanto, S.H., M.H., yang pernah menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta, bersama sejumlah tamu kehormatan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Ubhara Jaya menyampaikan bahwa kedua Guru Besar yang dikukuhkan telah memberikan kontribusi nyata melalui riset di bidang keahliannya.

“Kedua Guru Besar ini telah memberikan dampak positif kepada masyarakat melalui penelitian dan pengembangan keilmuan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi dosen lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat luas,” ujar Prof. Bambang Karsono, Kamis (12/2/2026).

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Brata Bhakti, Prof. Chairuddin Ismail, menyampaikan apresiasi atas pencapaian akademik tersebut.

“Pengukuhan ini bukan hanya kebanggaan pribadi bagi para profesor, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan prestasi dan kontribusi ilmiah dalam mendukung kemajuan universitas,” tegasnya.

Saat ini, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya telah meraih akreditasi institusi Unggul dan terus memperkuat kinerja akademik melalui implementasi Tridharma Perguruan Tinggi.

Pengukuhan Guru Besar ini menjadi wujud komitmen Ubhara Jaya dalam memperluas kontribusi keilmuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Ubhara Jaya sebagai perguruan tinggi swasta unggul yang berdaya saing global, serta berlandaskan nilai integritas, profesionalisme, dan kebangsaan dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.(Mam)

Leave A Reply

Your email address will not be published.