Akibat Gagal Panen, Harga Bawang di Pasaran Melambung

BREBES, Harnasnews.com –  Harga sejumlah komuditas pertanian, seperti bawang merah mulai mengalami peningkatan di pasar. Kenaikan harga tersebut dipicu karena faktor cuaca. Yakni tingginya curah hujan di Kabupaten Brebes Jawa Tengah dalam tiga bulan belakangan ini. Akibatnya petani bawang di wilayah tersebut mengalami gagal panen.

Seperti diketahui, Kabupaten Brebes merupakan sentra petani bawang merah terbesar di Jawa Tengah, yang dinilai memiliki kualitas unggulan. Namun setelah memasuki musim penghujan, pasokan bawang Brebes ke Pasar Induk Kramatjati, Jakarta mengalami penurunan. Bahkan harga bawang merah di pasaran saat ini berkisar Rp40.000/Kg.

Salah satu pengusaha bawang merah Brebes, Turman, mengungkapkan meski di dua kecamatan di Brebes merupakan sentra petani bawang merah terbesar di wilayah tersebut, namun dalam dua bulan ini mengalami gagal panen.

“Persoalan itu dipicu adanya hujan deras yang di awali pada malam tahun baru 2020 lalu. Sehingga petani bawang merah di kecamatan Wanasari dan kecamatan Bulakamba mengalami gagal panen,” jelas Turman kepada Harnasnews, Minggu (15/2/2020).

Terkait dengan kenaikan harga bawang merang di pasaran yang hingga saat ini mencapai Rp40.000/Kg, Turman mengakui bahwa petani di Kabupaten Brebes tidak menikmati dari kenaikan harga tersebut.

“Kami menilai menikmati hanya distributor dan pemasok ke pasar induk Kramat Jati. Jadi kalau petani di sini tetap saja tidak berdampak dari kenaikan harga bawang itu,” jelasnya.

Dia menambahkan, terkait merebaknya virus Corona yang tengah mewabah di sejumlah tempat di Indonesia, Turman mengakui bahwa terjadi penurunan penjualan. Kendati demikian sejumlah pengusaha di Brebes masih memiliki stok.

“Adanya wabah virus Corona memang berdampak pada penjualan. Namun tidak signifikan. Namun di tingkat Kabupaten Brebes memiliki cadangan atau stok, namun bukan kategori penimbunan. Karena kapasitas gudang dengan isinya tidak sebanding.,” jelas Turman. (Eng)

Leave A Reply

Your email address will not be published.